Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, punya usulan baru. Ia mendorong agar segera terbit Peraturan Presiden (Perpres) khusus yang mengatur soal Sustainable Aviation Fuel atau bioavtur. Tujuannya jelas: memberi kepastian hukum.
Tanpa payung regulasi yang solid, dunia usaha tentu ragu-ragu. Investasi untuk teknologi hijau seperti SAF ini butuh kejelasan arah. Menurut AHY, kehadiran Perpres nantinya bakal membuat industri lebih percaya diri untuk beralih.
"Yang di depan tentunya Kementerian ESDM, kalau ada Perpres misalnya, ini juga bagus untuk meyakinkan semua termasuk para pelaku industri,"
Ucapnya dalam sebuah Town Hall Meeting tentang dekarbonisasi transportasi, pekan lalu. Acara itu digelar di kantornya.
Dia melihat, penguatan aturan ini jadi fondasi penting. Nantinya, ekosistem SAF nasional bisa terbangun dengan baik mulai dari produksi, distribusi, sampai kewajiban pakai bertahap oleh maskapai. Semua itu bagian dari strategi tekan emisi di sektor penerbangan.
AHY tampak optimis. "Saya senang karena kita sama-sama kawal yang namanya SAF. Ini sesuatu yang baru," katanya.
Artikel Terkait
Nadiem Sindir Tudingan Mufakat Jahat: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft daripada Google
CAS Izinkan Tujuh Naturalisasi Malaysia Main Lagi, Hukuman FIFA Ditangguhkan
Whoosh Kian Diminati Turis Asing, Penumpang Mancanegara Melonjak 60 Persen
Gubernur Pramono Anung Soroti Sampah di Kali Sepak Kembangan, Picu Ancaman Banjir