Nah, komitmennya jelas. Fokus utama sekarang adalah rekonstruksi infrastruktur dasar. Jalan dan jembatan yang rusak, pasokan air bersih, hingga fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah akan terus diawasi pengerjaannya. Prosesnya harus ketat, tidak boleh asal-asalan.
Meski begitu, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada Aceh. Wilayah lain yang juga terdampak bencana masih dalam pantauan.
“Tentu kita juga masih mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tambah AHY.
Jadi, ada harapan yang cukup konkret untuk perbaikan di tanah Serambi Mekkah. Semoga target sebelum Ramadan itu benar-benar terwujud.
Artikel Terkait
FOMO atau Penasaran? Dilema Gen Z di Tengah Hiruk-Pikuk Tren
Hujan Tunda Perbaikan Jalan, Lubang di Jakarta Masih Mengintai
Purbaya Pasang Harapan Besar pada Deputi Gubernur BI Baru
Ketika Telinga Tak Lagi Mendengar, Musik Lahir dari Getaran Jiwa