Nah, komitmennya jelas. Fokus utama sekarang adalah rekonstruksi infrastruktur dasar. Jalan dan jembatan yang rusak, pasokan air bersih, hingga fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah akan terus diawasi pengerjaannya. Prosesnya harus ketat, tidak boleh asal-asalan.
Meski begitu, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada Aceh. Wilayah lain yang juga terdampak bencana masih dalam pantauan.
“Tentu kita juga masih mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tambah AHY.
Jadi, ada harapan yang cukup konkret untuk perbaikan di tanah Serambi Mekkah. Semoga target sebelum Ramadan itu benar-benar terwujud.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas