“Walaupun OMC ini dikritik enggak apa-apa,” katanya santai, namun tegas. “Kalau mau mengritik, kritik saya aja.”
Alasan perpanjangan itu sederhana: prediksi cuaca. Hingga akhir Januari nanti, ancaman hujan tinggi masih membayangi Ibu Kota. Itulah mengapa operasi ini dianggap perlu.
“Hari ini saya juga memerintahkan untuk tetap OMC minimum dua, maksimum tiga,” jelas Pramono. Targetnya jelas: agar curah hujan turun dan warga yang mengungsi akibat banjir bisa segera pulang ke rumah masing-masing. “Itulah yang kami lakukan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, banjir telah melanda sejumlah titik di Jakarta sejak Kamis (22/1/2026). OMC jadi salah satu upaya darurat Pemprov DKI untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda. Meski kontroversial, bagi pemerintah daerah, ini adalah langkah nyata yang diambil di tengah tekanan alam.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas