“KBRI juga terus melakukan koordinasi erat dengan otoritas Pemerintah Kamboja, termasuk kepolisian dan imigrasi, untuk mempercepat proses deportasi WNI,” jelas pernyataan resmi itu.
Koordinasi itu kini fokus pada finalisasi mekanisme khusus. Tujuannya, untuk meringankan denda overstay dan mempercepat penerbitan exit permit oleh pihak Imigrasi Kamboja. Harapannya, proses pemulangan bisa lebih lancar.
Nah, buat WNI lain yang masih berada di Kamboja usai keluar dari lokasi scam, KBRI punya imbauan mendesak: segera lapor. Dengan melapor, mereka bisa mendapat bantuan dan fasilitasi yang dibutuhkan untuk pulang. KBRI juga mengingatkan agar masyarakat waspada. Jangan sampai jadi korban penipuan baru yang mengatasnamakan kedutaan.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas