Di sisi lain, program diskon tarif yang digulirkan pemerintah rupanya cukup berdampak. Untuk penerbangan domestik, misalnya, harga tiket di periode puncak bisa turun 15–19 persen. Bahkan di beberapa rute, penurunannya sampai 24 persen! Kebijakan ini jelas membantu masyarakat terbang dengan harga yang lebih bersahabat.
Program mudik gratis lewat darat, laut, dan kereta api juga diserbu puluhan ribu orang. Selain meringankan beban, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan pas-pasan, program ini ikut mengurai kepadatan di jalur utama. Efeknya terasa.
Yang menarik, semua upaya ini ternyata berbuah kepuasan. Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari Pustral UGM mencatat nilai 87,43 dengan kategori 'sangat puas'. Angka itu seperti konfirmasi bahwa langkah-langkah operasional pemerintah selama Nataru benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pengguna jasa transportasi.
Secara keseluruhan, gelombang mudik tahun ini berjalan relatif lancar. Meski jumlah pemudik melonjak drastis, kombinasi antara pengawasan ketat dan kebijakan harga terbukti mampu menciptakan arus perjalanan yang lebih tertib dan terjangkau.
Artikel Terkait
Amran Sulaiman: Beras Ilegal Ancam Semangat Petani dan Kesehatan Publik
Chief Mouser Larry Curi Perhatian Saat Sambut Presiden Prabowo di Downing Street
50.000 Ton Batu Bara Ilegal Diamankan di Tepian Sungai Mahakam
Prabowo Bongkar Strategi Pendidikan: Sekolah Berasrama hingga Digitalisasi untuk Putus Rantai Kemiskinan