“Sebenarnya, saya lebih ingin kamu tetap di posisi sekarang, kalau mau tahu,” kata Trump kepada Hassett di sebuah acara Gedung Putih.
Apakah itu komentar serius atau sekadar candaan spontan? Tidak ada yang benar-benar tahu. Itulah Trump, selalu penuh kejutan.
Di sisi lain, situasi jadi makin rumit setelah Departemen Kehakiman mengeluarkan surat panggilan untuk The Fed. Langkah ini langsung memantik reaksi keras di Washington. Senator Republik Thom Tillis, yang duduk di Komite Perbankan Senat, bahkan mengancam bakal menentang semua nominasi ketua baru sampai urusan surat panggilan itu beres. Ancaman ini jelas jadi batu sandungan yang serius.
Dalam ketidakpastian itu, nama Rick Rieder justru kian mencuat. Sebagai petinggi BlackRock, dia dianggap punya momentum bagus. Beberapa sumber dekat proses seleksi menyebut Rieder mungkin lebih gampang lolos dari persetujuan Senat. Tapi sekali lagi, di pemerintahan Trump, prediksi seringkali meleset. Kita tunggu saja minggu depan.
Artikel Terkait
Angkringan: Ruang Tamu Bersama yang Menyimpan Ribuan Cerita
Konektivitas Transjakarta Hampir Sempurna, Tapi Penumpang Masih Sepi
Rotasi Pejabat Ekonomi: Momentum Perkuat Sinkronisasi Fiskal-Moneter
Pengacara Roy Suryo Kritik SP3 Kasus Fitnah Ijazah Jokowi: Dasar Hukum Dinilai Tak Jelas