Di sisi lain, wacana mandatori etanol 10% atau E10 masih terbentur persoalan pasokan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui hal itu.
“Ketersediaan etanol di dalam negeri masih jadi pertimbangan utama. Produksi domestik kita belum mampu mendukung E10,” ujar Bahlil.
Karena itulah, pemerintah memilih bersabar. Mereka menunggu dulu pembangunan pabrik etanol skala besar. Tujuannya jelas: kebijakan nanti tidak malah berbalik membanjiri pasar dengan etanol impor. Semuanya harus seimbang antara ambisi dan kesiapan riil di lapangan.
Jadi, jalan menuju mandiri energi memang masih panjang. Tapi setidaknya, langkah-langkah konkret mulai terlihat.
Artikel Terkait
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD
Ali Larijani, Operator Kunci di Balik Layar Pasca Kematian Khamenei
CENTCOM Bantah Klaim Iran Serang Kapal Induk AS di Tengah Eskalasi
Juventus Bangkit dari Ketertinggalan, Imbangi AS Roma 3-3 di Olimpico