Di sisi lain, wacana mandatori etanol 10% atau E10 masih terbentur persoalan pasokan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui hal itu.
“Ketersediaan etanol di dalam negeri masih jadi pertimbangan utama. Produksi domestik kita belum mampu mendukung E10,” ujar Bahlil.
Karena itulah, pemerintah memilih bersabar. Mereka menunggu dulu pembangunan pabrik etanol skala besar. Tujuannya jelas: kebijakan nanti tidak malah berbalik membanjiri pasar dengan etanol impor. Semuanya harus seimbang antara ambisi dan kesiapan riil di lapangan.
Jadi, jalan menuju mandiri energi memang masih panjang. Tapi setidaknya, langkah-langkah konkret mulai terlihat.
Artikel Terkait
Kia Carens Facelift Siap Debut di IIMS 2026, Tanda Era Baru Kia Indonesia
Inter Milan Menang Tipis, Napoli Tersendat di Laga Tunda Serie A
Mitsubishi Kembali Produksi Mobil Nissan, Termasuk Rogue PHEV dan Navara
Rabies: Saat Kewaspadaan Kita Hanya Bangkit Setelah Ada yang Tewas