Dokter Tirta Bongkar Mitos Air Dingin Bikin Kembung Saat Buka Puasa

- Minggu, 01 Maret 2026 | 11:30 WIB
Dokter Tirta Bongkar Mitos Air Dingin Bikin Kembung Saat Buka Puasa

Setiap Ramadan tiba, perdebatan klasik itu selalu muncul lagi. Mana yang lebih pas untuk buka puasa: segelas air es yang menggigit atau air hangat yang menenangkan? Pertanyaannya sederhana, tapi jawabannya kerap bikin panas kuping.

Di satu sisi, ada yang bersikukuh minum air dingin saat perut kosong itu jahat, bikin kembung. Tapi, coba tanya pada yang lain. Bagi mereka, buka puasa tanpa sentuhan segar es teh atau sirup dingin itu rasanya ada yang kurang, tidak afdal. Perdebatan ini seolah tak ada ujungnya.

Nah, akhirnya dr. Tirta Mandira Hudhi, influencer kesehatan yang juga dokter, angkat bicara. Ia mencoba meluruskan kebingungan ini dengan penjelasan medis yang cukup mengejutkan. Menurutnya, selama ini kita salah fokus.

"Perut kembung itu karena kebanyakan cairan. Bukan karena kebanyakan air dingin," tegas dr. Tirta dalam sebuah sesi tanya jawab di kanal YouTube-nya.

Ia melanjutkan, "Air panas juga kembung, air biasa juga kembung."

Jadi, biang keladinya adalah volume, bukan suhu. Tapi, bukan berarti dr. Tirta membebaskan kita menenggak es sebanyak-banyaknya. Ada peringatan khususnya. Minum air dingin saat perut kosong bisa memicu brain freeze yang sakitnya sampai ke kepala.

"Karena nggak semua orang itu kuat," jelasnya.

Pada dasarnya, tubuh kita punya mekanisme canggih. Lambung akan menyesuaikan suhu apa pun yang masuk hingga mencapai titik normal. Jadi, secara teknis, suhu air itu akan dinetralkan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar