Senin lalu, kawasan Lembah Anai di Tanah Datar ramai bukan karena pemandangannya yang indah, melainkan oleh suara gemuruh alat berat. Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, datang langsung ke lokasi untuk melihat sejauh mana perbaikan jalan nasional yang sempat hancur diterjang galodo akhir November tahun lalu. Bagi Andre, meninjau sendiri kondisi di lapangan jauh lebih jelas daripada sekadar membaca laporan.
Dia tak sendirian. Dalam peninjauan itu, Andre didampingi oleh Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, dan juga Kepala Proyek Hutama Karya Infrastruktur untuk wilayah Lembah Anai, Fathoni.
Menurutnya, kecepatan penanganan ini patut diapresiasi. Pemerintah pusat, lewat Kemen PU dan BPJN, dinilainya bergerak cepat. Padahal, jalan ini bukan sembarang jalan. Ia adalah urat nadi pergerakan ekonomi dan mobilitas warga Sumbar. Bayangkan saja, ketika jalan terputus total pada 27 November lalu, dampaknya langsung terasa. Arus logistik macet, aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah pun ikut tersendat.
Namun begitu, berkat instruksi dari pusat, jalur yang rusak parah itu mulai bisa dilalui lagi sejak pertengahan Desember. Tentu saja belum normal sepenuhnya. Saat ini, sistemnya buka-tutup. Jalan hanya bisa dilalui dari jam lima sore sampai delapan pagi. Itu pun dengan pengawasan ketat demi keamanan pekerja dan pengendara.
Nah, yang menarik, ada kebijakan khusus untuk menyambut Lebaran nanti. Andre menyampaikan, dalam periode H-7 sampai H 7, Jalan Lembah Anai rencananya akan dibuka penuh 24 jam. Tujuannya jelas: agar arus mudik dan balik masyarakat tidak terkendala. Setelah masa itu berlalu, sistem buka-tutap akan berlaku kembali.
Di sisi lain, Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, membeberkan detail teknisnya. Fokus utama saat ini adalah penguatan struktur badan jalan. Tujuannya agar jalan nanti lebih tahan banting, baik terhadap beban kendaraan maupun cuaca ekstrem kawasan itu.
Artikel Terkait
Peringatan Kemenhut: 2027 Jadi Tahun Kritis Karhutla
Wali Kota Madiun Ditangkap KPK, Ratusan Juta Rekaman Fee Proyek CSR
Presiden Prabowo Langsung Perintahkan Evakuasi Usai Dengar Laporan Jatuhnya Pesawat ATR
Ile Lewotolok Menderu, 99 Letusan dan Hujan Abu Selimuti 27 Desa di Lembata