Bupati Tinjau Persiapan Lahan 300 Hektare untuk Kampung Produktif di Bone

- Senin, 02 Maret 2026 | 09:00 WIB
Bupati Tinjau Persiapan Lahan 300 Hektare untuk Kampung Produktif di Bone
Artikel Kabupaten Bone

Kabupaten Bone punya rencana baru yang cukup menarik. Di Desa Bulu Bulu, Kecamatan Tonra, pemerintah daerah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan sedang menyiapkan lahan seluas 300 hektare. Lahan produktif itu nantinya bakal ditanami buah dan sayur, plus untuk budidaya ikan juga.

Programnya dinamai Kampung Produktif. Nah, untuk memastikan persiapannya berjalan mulus, Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (1/3/2026) kemarin. Ia nggak cuma lihat-lihat, tapi juga ngobrol santai dengan warga, perangkat desa, dan tentu saja para kelompok tani setempat.

Dalam dialog itu, Bupati menekankan satu hal penting: program ini harus berkelanjutan. Artinya, dikelola dengan baik dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. "Kita ingin memastikan bahwa program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bakal terus mendukung, mulai dari pembinaan, pendampingan, sampai urusan membuka akses pasar.

Yang menarik, hasil dari kebun produktif ini rencananya akan disalurkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.

"Jadi, selain mewujudkan ketahanan pangan lokal, kita juga akan memastikan seluruh anak-anak kita mengonsumsi bahan pangan lokal yang bergizi dan segar," tukas Bupati lagi.

Harapannya sih, Kampung Produktif di Bulu-Bulu ini bisa jadi semacam percontohan. Model pemberdayaan yang nggak cuma bikin lapangan kerja baru, tapi juga meningkatkan nilai jual produk lokal dan akhirnya memperkuat ekonomi desa.

Kunjungan Bupati kemarin juga diramaikan oleh sejumlah pejabat terkait. Mulai dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Ketahanan Pangan, BKPSDM, Bina Marga, sampai Perkimtan dan Pemuda Olahraga turut mendampingi. Pemerintah kecamatan dan desa tentu saja hadir.

Dengan skema seperti ini, Pemkab Bone cukup optimis. Mereka yakin program ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tingkat desa, sekaligus jadi pondasi ketahanan pangan dan kesejahteraan warga untuk jangka panjang. Semoga saja.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar