Nampaknya semangat belanja di akhir tahun 2025 masih cukup kuat. Menurut proyeksi terbaru, Indeks Penjualan Riil (IPR) untuk bulan Desember diprediksi tumbuh 4,4% secara tahunan. Angka ini menunjukkan ritme positif yang masih terjaga.
Kalau dilihat dari bulan ke bulan, pertumbuhannya bahkan lebih menggembirakan. Dibanding November, penjualan eceran Desember diperkirakan melonjak 4,0%. Padahal, bulan sebelumnya 'hanya' tumbuh 1,5%. Lonjakan ini, seperti diungkapkan Bank Indonesia, didorong oleh beberapa sektor kunci.
Nah, kelompok barang apa saja yang jadi penyokong? Ternyata, suku cadang dan aksesori kendaraan masih jadi andalan. Diikuti oleh penjualan di kategori makanan, minuman, tembakau, serta barang-barang budaya dan rekreasi. Bahan bakar kendaraan bermotor juga ikut menyumbang. Wajar sih, momen Natal dan Tahun Baru selalu jadi pendongkrak permintaan. Orang ramai belanja kebutuhan pesta, bepergian, atau sekadar refreshing.
Sebelumnya, di bulan November, kinerja sebenarnya sudah bagus. IPR saat itu tercatat naik 6,3% secara tahunan, jauh lebih tinggi dari Oktober. Pendorongnya mirip: suku cadang, kebutuhan sehari-hari, dan barang rekreasi.
Artikel Terkait
Bansos Tahap II 2026 Dijadwalkan Cair April, Menjangkau 18 Juta KPM
Bank Woori Saudara Optimalkan Strategi Pendanaan dan Kredit untuk Jaga Margin
Inggris Tolak Dukung Rencana Blokade AS di Selat Hormuz
Organisasi Kristen Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya Soal Ceramah yang Dinilai Resahkan