Bentrokan Debt Collector vs Ormas di Cengkareng Timur Berakhir Damai, Ini Kronologinya

- Senin, 10 November 2025 | 19:36 WIB
Bentrokan Debt Collector vs Ormas di Cengkareng Timur Berakhir Damai, Ini Kronologinya

Bentrokan Debt Collector dan Ormas di Cengkareng Timur Berakhir Damai

Jakarta Barat diguncang insiden bentrokan antara sekelompok debt collector dan organisasi masyarakat di wilayah Cengkareng Timur pada hari Senin. Kejadian ini memicu ketegangan di kawasan tersebut sebelum akhirnya dapat dikendalikan oleh pihak kepolisian.

Kronologi Bentrokan Antara Kelompok Penagih Utang dan Ormas

Menurut laporan, kedua kelompok terlibat aksi saling serang dengan menggunakan batu sebagai senjata. Situasi mencekam ini berlangsung beberapa saat sebelum anggota kepolisian berhasil melakukan intervensi dan membubarkan kerumunan yang terlibat konflik.

Pernyataan Resmi Kepolisian Terkait Insiden Cengkareng

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Suhartanto, memberikan konfirmasi resmi mengenai peristiwa tersebut. Menurut penjelasannya, bentrokan bermula dari adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak yang kemudian memicu ketegangan.

Situasi Kini Telah Kembali Kondusif

Tri Suhartanto menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah normal dan kedua kelompok telah berdamai. "Alhamdulillah sampai dengan saat ini kedua kelompok sudah dalam keadaan yang kondusif dan damai," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Barat.

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Insiden Tersebut

Kepolisian menyatakan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam bentrokan tersebut. Kendati terjadi aksi saling serang, tidak ada pihak yang mengalami cedera serius dalam peristiwa ini.

Kerusakan Terbatas pada Kendaraan Patroli

Dari segi material, polisi memastikan tidak ada fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Satu-satunya kerusakan terjadi pada kendaraan patroli yang kebetulan sedang terparkir di lokasi kejadian dan terkena imbas dari bentrokan tersebut.

Insiden bentrokan antara debt collector dan ormas di Cengkareng Timur ini menjadi perhatian berbagai pihak. Meskipun sempat memanas, situasi berhasil diredakan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan properti yang signifikan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar