MURIANETWORK.COM - Seorang marinir Amerika Serikat dinyatakan tewas setelah hilang di perairan Laut Karibia. Insiden ini bermula dari tabrakan antara dua kapal milik AS saat melakukan pengisian bahan bakar di tengah laut. Kopral Chukwuemeka Oforah, prajurit berusia 21 tahun itu, dilaporkan jatuh dari geladak kapal dan baru ditemukan setelah operasi pencarian intensif selama tiga hari.
Operasi Pencarian yang Berakhir Duka
Kopral Chukwuemeka Oforah terjatuh dari kapal USS Iwo Jima pada Sabtu (7/2). Upaya penyelamatan segera diluncurkan, melibatkan sumber daya yang luas di area tersebut. Sayangnya, hasilnya tak sesuai harapan.
Korps Marinir AS kemudian mengonfirmasi nasib sang prajurit. "Dinyatakan meninggal setelah operasi pencarian dan penyelamatan ekstensif selama 72 jam nonstop," jelas institusi tersebut dalam pernyataan resminya.
Dua Prajurit Lainnya Alami Luka-luka
Tabrakan yang terjadi antara USS Truxton dan USNS Supply itu tidak hanya merenggut nyawa. Insiden di tengah rutinitas pengisian bahan bakar itu juga menyebabkan dua personel lainnya mengalami cedera.
Namun, kondisi keduanya dilaporkan tidak mengkhawatirkan. "Dua personel dilaporkan mengalami cedera ringan dan dalam kondisi stabil. Kedua kapal melaporkan berlayar dengan aman. Insiden tersebut saat ini sedang diselidiki," ungkap pernyataan dari Komando Selatan AS (Soutcom).
Insiden di Tengah Pengerahan Kekuatan di Karibia
Kejadian ini terjadi saat AS tengah mengerahkan kekuatan angkatan laut yang signifikan di kawasan Karibia. Operasi yang berlangsung mencakup berbagai misi, mulai dari penindakan penyelundupan narkoba, penyitaan aset, hingga operasi militer lainnya yang menjadi perhatian regional.
Laut Karibia, dengan lalu lintas kapal yang padat dan operasi logistik yang kompleks, memang menyimpan tantangan tersendiri bagi keselamatan navigasi. Investigasi mendalam kini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan yang berakhir tragis ini.
Artikel Terkait
BTS Pecahkan Rekor Penjualan Tiket di London, Ludes dalam 30 Menit
Trump Tegaskan Negosiasi dengan Iran Berlanjut Meski Netanyahu Ragukan Hasilnya
Kejagung Geledah Delapan Perusahaan Sawit di Pekanbaru dan Medan
Polri Ekshumasi Korban Miras Oplosan di Jepara untuk Pendalaman Perkara