Pergerakan IHSG pagi ini cukup menarik. Di sesi pembukaan Kamis (12/2/2026), indeks berhasil menguat 26,27 poin atau sekitar 0,32 persen, membawa levelnya ke 8.317. Meski begitu, sentimen di lantai bursa terlihat cukup berimbang.
Kalau dilihat dari jumlah saham, yang menguat dan melemah hampir berimbang. Tercatat 258 saham naik, sementara 264 lainnya justru turun. Ada juga 184 saham yang stagnan, cuma diam di tempat. Aktivitas perdagangan sendiri cukup ramai, dengan volume mencapai 7 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp3,7 triliun dalam frekuensi hampir 450 ribu kali.
Nah, yang bikin mata tertarik adalah aksi tiga saham papan bawah. Rockfields Properti Indonesia (ROCK) melesat jadi top gainer dengan kenaikan fantastis 24,74 persen. Ifishdeco (IFSH) dan Leyand International (LAPD) juga tak kalah perkasa, masing-masing menguat 24,05 persen dan 24,45 persen.
Di sisi lain, performa buruk justru datang dari grup yang sama. Indo Premier Investment Management dengan tiga kode sahamnya XIML, XISC, dan XIFE mendominasi daftar top losers dengan koreksi antara 13 hingga 15 persen. Pukulan yang cukup telak untuk grup tersebut di pagi hari.
Kalau kita tilik pergerakan sektoral, mayoritas memang masih di zona hijau. Sektor bahan baku jadi andalan dengan kenaikan 1,09 persen, diikuti energi yang naik 0,80 persen. Sektor keuangan dan transportasi juga memberikan kontribusi positif.
Namun begitu, tidak semua sektor bernasib baik. Beberapa justru terperosok ke zona merah. Sektor industri, misalnya, mengalami tekanan cukup dalam dengan pelemahan 1,45 persen. Properti dan teknologi juga ikut melemah, meski tak sedalam industri. Infrastruktur pun tercatat sedikit terkoreksi.
Secara keseluruhan, pagi ini pasar saham kita menunjukkan dinamika yang berwarna. Ada yang melesat tinggi, ada pula yang terjun bebas. Perdagangan berlanjut dengan waspada, menunggu sinyal lebih lanjut sepanjang hari.
Artikel Terkait
Kebijakan Pangkas Produksi Nikel Dongkrak Saham Tambang di BEI
GPSO Lampaui Free Float Minimum, Siapkan Akuisisi Rp700 Miliar
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,94 Juta per Gram
IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, BNI Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham