Bea Cukai Jakarta bergerak cepat. Beberapa toko perhiasan mewah di ibukota mendadak disegel, aksi yang mengejutkan banyak pihak. Penyebabnya? Dugaan pelanggaran administrasi atas barang-barang impor mereka.
Kepala Seksi Penindakan, Siswo Kristyanto, menjelaskan operasi ini menyasar barang 'high value good' atau barang bernilai tinggi. "Kami menduga ada barang-barang yang tidak diberitahukan dalam pemberitahuan impor," ujarnya, seperti dilansir Antara, Rabu (11/2/2025).
Menurutnya, penyegelan sudah dilakukan terhadap tiga toko. Pihak manajemen atau pemiliknya diberi kesempatan untuk memberikan klarifikasi ke kantor Bea Cukai setempat.
Namun begitu, ini mungkin baru permulaan. Siswo tak menampik kemungkinan toko-toko lain di pusat perbelanjaan Jakarta akan menyusul. "Untuk saat ini tiga toko. Ke depan, sangat mungkin kita kembangkan lagi. Tidak cuma satu outlet," ungkapnya.
Langkah penindakan ini bukan tanpa instruksi. Ini merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk menggali potensi penerimaan negara di luar kebiasaan. Caranya? Dengan membandingkan fisik barang di toko dengan data impor yang dilaporkan.
Artikel Terkait
BMKG: Hujan Masih Guyur Sejumlah Kota, Waspada Potensi Petir di Arus Balik
AS Siap Gelar Pertemuan dengan Iran Pekan Ini di Tengah Ketegangan
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Melintas di Tengah Blokade Selat Hormuz
Cedera Bahu Paksa Maverick Vinales Mundur dari MotoGP Amerika Serikat