MURIANETWORK.COM - Ruben Amorim, pelatih yang pernah menangani Manchester United, dikabarkan tengah bersiap untuk kembali ke panggung elite Eropa. Destinasi terkuatnya adalah Benfica, klub raksasa Portugal yang juga merupakan tempatnya membangun karier sebagai pemain. Perpindahan ini diproyeksikan terjadi menjelang musim 2026-2027, menyusul perkiraan kepulangan Jose Mourinho ke kursi kepelatihan Timnas Portugal.
Catatan Singkat di Old Trafford
Reputasi Ruben Amorim sempat melambung tinggi di Portugal sebelum akhirnya diuji di Premier League. Sayangnya, petualangannya bersama Setan Merah hanya bertahan 14 bulan. Dari 63 pertandingan, timnya meraih 25 kemenangan, 15 seri, dan menelan 23 kekalahan. Performa yang di bawah ekspektasi itu berujung pada pemutusan kontraknya pada 6 Januari, dengan posisinya kemudian diambil alih oleh Michael Carrick.
Meski demikian, kegagalan di Inggris itu tidak serta-merta menghapus nama Amorim dari radar klub-klub besar. Di kalangan pengamat sepak bola Eropa, ia tetap dipandang sebagai pelatih muda yang punya konsep permainan jelas dan potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Pijakan Kuat di Tanah Air
Keyakinan terhadap kemampuan Amorim tentu bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya di Primeira Liga sangat solid dan penuh prestasi. Ia berhasil membawa Sporting Lisbon meraih dua gelar juara liga, menghentikan dominasi Porto dan Benfica. Selain itu, ia juga mengoleksi tiga piala Taca da Liga; dua bersama Sporting dan satu sebelumnya bersama Braga. Kesuksesan inilah yang menjadi modal utamanya.
Ikatan Emosional dengan Sang Raksasa
Faktor lain yang memperkuat rumor kepulangannya adalah ikatan sejarah yang mendalam. Selama 13 tahun berkarier sebagai pemain, Amorim membela Benfica dalam 154 pertandingan. Ia bukan sekadar mantan pemain, tetapi juga tumbuh sebagai pendukung setia klub tersebut. Nuansa "pulang kampung" ini memberi dimensi emosional yang kuat pada rumor transfer kepelatihan tersebut.
Dukungan untuknya juga datang dari dalam rumah. Mantan penyerang legendaris Benfica, Nuno Gomes, secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Amorim pada akhirnya akan melatih klub yang dicintainya itu.
"Saya yakin suatu hari Ruben Amorim akan melatih Benfica," ungkap Nuno Gomes dalam sebuah wawancara lama.
Skenario Pergantian di Estadio da Luz
Peluang itu kini terbuka lebar. Sejumlah laporan kredibel menyebutkan bahwa manajemen Benfica memperkirakan Jose Mourinho akan meninggalkan klub pada musim panas mendatang. Mourinho disebut-sebut telah ditargetkan untuk memimpin Timnas Portugal setelah kontrak Roberto Martinez berakhir pasca Piala Dunia 2026.
Jika skenario itu terwujud, Ruben Amorim menjadi kandidat paling logis dan populer untuk mengisi kekosongan itu. Ia disebut mendapat dukungan signifikan dari para pengambil keputusan di internal Benfica, yang tentu mengamati kesuksesannya dari dekat, sekaligus mengenal baik dedikasinya pada klub.
Persaingan Ketat Sebagai Konteks
Konteks persaingan saat ini juga menambah urgensi perbincangan ini. Benfica saat ini tertahan di posisi ketiga klasemen, tertinggal tujuh poin dari pemuncak Porto. Sporting Lisbon, klub terakhir Amorim, justru bercokol di posisi kedua. Situasi ini membuat wacana perubahan arah teknis di Benfica semakin mengemuka, dan nama Amorim dengan semua keberhasilannya bersama rival langsung menjadi opsi yang sangat menarik untuk membangkitkan kembali semangat kompetisi.
Dengan demikian, meski masa depannya di Manchester United berakhir kurang menyenangkan, jalan bagi Ruben Amorim untuk kembali membuktikan diri di level tertinggi justru semakin terbuka. Kembali ke akar dan klub yang ia pahami bisa menjadi babak baru yang tepat untuk membangun kembali reputasinya.
Artikel Terkait
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026: Mesin Gol Hadapi Tembok Pertahanan
Jay Idzes Dipastikan Absen di FIFA Matchday Juni, Pelatih Timnas Restui Pemulihan Cedera
Persib Buka Suara soal Sanksi FIFA, Bukan Tunggakan Gaji Melainkan Sengketa Kontrak Daisuke Sato
Alwi Farhan Incar Balas Dendam ke Alex Lanier di Semifinal Singapura Open 2026