Kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, dipastikan absen membela skuad Garuda pada agenda FIFA Matchday Juni 2026. Keputusan ini langsung mendapat restu penuh dari pelatih kepala John Herdman, yang menilai kondisi fisik pemain berusia 25 tahun itu harus menjadi prioritas utama setelah mengalami cedera di penghujung musim kompetisi Eropa.
Bek tengah andalan tersebut sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan bergabung dalam dua laga uji coba internasional melawan Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026. Jay memilih untuk fokus menjalani pemulihan fisik setelah mengalami masalah pada kakinya saat memperkuat Sassuolo di laga pamungkas Serie A 2025-2026 kontra Parma, Minggu (24/5/2026). Dalam pertandingan itu, ia tampil sejak menit awal sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-54 dan digantikan oleh Pedro Felipe.
Absennya Jay jelas menjadi kehilangan besar bagi Timnas Indonesia. Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 23 Desember 2023, ia selalu tampil sebagai figur sentral di lini belakang sekaligus dipercaya mengenakan ban kapten. Namun, John Herdman menegaskan bahwa situasi ini bukanlah sebuah keadaan darurat. Ia mengungkapkan bahwa proses komunikasi telah berlangsung secara intensif dengan berbagai pihak terkait.
"Ya, saya sudah berbicara dengan Jay. Selama sebulan terakhir kami melakukan banyak diskusi bersama tim medis dan juga Sassuolo," ujar Herdman kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Herdman, memberi waktu pemulihan merupakan langkah paling tepat demi menjaga kondisi jangka panjang sang kapten. Ia juga memastikan bahwa cedera yang dialami Jay tidak tergolong serius. "Ini adalah keputusan yang tepat untuk Jay. Kami harus melindunginya. Cedera yang dialaminya bukan sesuatu yang serius, dan itu merupakan kabar baik bagi Indonesia," jelasnya.
Pelatih asal Kanada itu menambahkan bahwa jeda internasional seharusnya dimanfaatkan oleh pemain yang tengah bermasalah secara fisik untuk memulihkan kondisi. Memaksakan pemain untuk tetap berlaga justru berisiko memperpanjang masa pemulihan. "Jika kami memaksanya bergabung sekarang, ada kemungkinan proses pemulihannya justru mundur," tutur Herdman.
Di sisi lain, Herdman menegaskan bahwa Timnas Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan para pemainnya. Dukungan penuh diberikan kepada Jay sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya selama ini. "Karena itu penting bagi kami untuk menghormati kondisinya. Dia telah memberikan begitu banyak hal untuk Indonesia dan untuk tim ini. Sekarang saatnya kami memberikan sesuatu untuknya," pungkas Herdman.
Artikel Terkait
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026: Mesin Gol Hadapi Tembok Pertahanan
Persib Buka Suara soal Sanksi FIFA, Bukan Tunggakan Gaji Melainkan Sengketa Kontrak Daisuke Sato
Alwi Farhan Incar Balas Dendam ke Alex Lanier di Semifinal Singapura Open 2026
Persib dan Borneo FC Resmi Wakili Indonesia di Piala Klub ASEAN 2026/2027, Persija dan Persebaya Tersingkir