MURIANETWORK.COM - Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, kembali dilanda bencana banjir bandang pada Rabu (11 Februari 2026). Hujan deras yang mengguyur sejak sore menyebabkan sejumlah sungai meluap, menggenangi setidaknya enam kecamatan dan menghanyutkan sebuah jembatan darurat.
Enam Kecamatan Terdampak
Banjir yang datang dengan cepat itu melanda wilayah yang cukup luas. Berdasarkan laporan dari lapangan, genangan air merendam permukiman di Kecamatan Tukka, Sibabangun, Sarudik, Pandan, Barus, dan Sitahuis. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan bervariasi, bahkan mencapai sekitar satu meter di area pemukiman warga.
Jembatan Darurat Hanyut dan Hambatan Kayu
Dampak material pun tak terhindarkan. Sebuah jembatan darurat yang menghubungkan ke Desa Sibio-bio di Kecamatan Sibabangun dilaporkan hanyut diterjang arus yang deras.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Apresiasi Transjakarta, Kontribusi Ekonomi Capai Rp73,8 Triliun
Pameran Boneka di St. Petersburg Pikat Ratusan Perajin dan Pengunjung
Film Dokumenter Ungkap Perjuangan Pelestarian Sandiwara Sunda di Jakarta
Kebijakan Satu Arah Cipali Picu Macet 3 Km di Pantura Cirebon