Penerbangan ke Koroway Batu Ditutup Sementara Usai Penembakan Pesawat

- Jumat, 13 Februari 2026 | 00:40 WIB
Penerbangan ke Koroway Batu Ditutup Sementara Usai Penembakan Pesawat

MURIANETWORK.COM - Penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Koroway Batu di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, ditutup sementara menyusul insiden penembakan pesawat milik maskapai Smart Air oleh kelompok bersenjata. Penutupan ini diberlakukan demi keamanan penumpang, awak pesawat, dan warga sekitar, sementara aparat keamanan melakukan upaya pembersihan dan pengamanan di lokasi bandara.

Penutupan Sampai Kondisi Dinyatakan Aman

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penghentian operasional bandara bersifat sementara. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian, mengingat situasi keamanan yang masih memerlukan penanganan intensif.

"Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Koroway Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," jelas Faizal Ramadhani, Kamis (12/2/2026).

Penguatan Pengamanan dan Upaya Pensterilan

Untuk mengamankan lokasi, sebanyak 20 personel Operasi Damai Cartenz telah diterjunkan. Mereka diperkuat oleh 12 personel Kopasgat TNI AU, dengan koordinasi yang juga melibatkan jajaran TNI AD. Fokus operasi saat ini adalah menciptakan kondisi yang steril di sekitar bandara perintis yang menjadi urat nadi transportasi bagi masyarakat pedalaman tersebut.

“Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Brigjen Faizal juga menyampaikan harapannya agar warga yang terdampak dan sempat mengungsi dapat segera kembali ke rumah mereka begitu situasi benar-benar kondusif, sehingga roda pelayanan publik kembali berjalan.

Kronologi Insiden Penembakan

Insiden berawal pada Rabu (11/2/2026). Pesawat Smart Air yang berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT baru saja mendarat di Bandara Korowai Batu ketika menjadi sasaran tembakan. Serangan diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata dari arah hutan di samping bandara.

Akibat insiden tragis ini, kedua pilot pesawat, Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro, meninggal dunia. Beruntung, seluruh penumpang yang berjumlah 13 orang, termasuk satu balita, berhasil selamat dari serangan tersebut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar