Aurelie Moeremans punya alasan kuat di balik keputusannya menerbitkan buku Broken Strings. Lewat buku itu, ia membongkar pengalaman pahitnya sebagai korban grooming saat masih remaja, tepatnya di usia 15 tahun. Ternyata, dukungan dari sang suami, Tyler Bigenho, punya peran besar.
"Tyler meyakinkan bahwa ceritaku bisa menyelamatkan dan menyadarkan banyak orang. Itu yang akhirnya membuatku berani," kata Aurelie, Minggu (11/1).
Sebenarnya, menulis sudah lama jadi hobinya. Banyak sekali cerita yang sudah ia tulis, tapi hanya disimpan, tak pernah sampai dirilis. Awalnya, Broken Strings pun ditulis dengan niat yang sangat personal. Bagi perempuan 32 tahun itu, proses menulisnya murni untuk dirinya sendiri.
"Seperti diary untuk healing. Sama sekali tidak terpikir untuk diterbitkan," tuturnya.
Namun begitu, semua berubah setelah Tyler membaca tulisannya. Tanggapan sang suami lah yang kemudian mendorongnya untuk membagikan kisah itu ke publik. Pemain film Story of Kale ini akhirnya memutuskan untuk merilisnya.
"Tapi setelah dibaca suamiku, Tyler, dia bilang ini jangan disimpan sendiri, ini harus dibagikan karena bisa membantu banyak 'Aurelie kecil' di luar sana," ucap Aurelie.
Artikel Terkait
FCC Beri Izin, Armada Satelit Starlink Elon Musk Bakal Tembus 15.000 Unit
Nobar Berujung Ricuh: Petasan Picu Bentrok Suporter di Depok
Korban Jiwa Membengkak, Iran Hadapi Gelombang Kerusuhan Terbesar
Ketegangan Iran-AS Memanas, Ketua Parlemen Ancam Serang Israel dan Pangkalan Amerika