Agen Wirtz Ungkap Upaya Gagal Bawa Kliennya ke Real Madrid

- Rabu, 25 Februari 2026 | 21:30 WIB
Agen Wirtz Ungkap Upaya Gagal Bawa Kliennya ke Real Madrid

LIVERPOOL Musim panas lalu, perebutan tanda tangan Florian Wirtz berlangsung sengit. Bayern Munchen dan Manchester City sama-sama mengincar gelandang muda andalan Bayer Leverkusen itu. Tapi, siapa sangka? Liverpool yang akhirnya keluar sebagai pemenang, dengan memboyong sang bintang ke Anfield dengan mahar tak main-main: sekitar £116 juta.

Perjalanan Wirtz di awal musim ini sebenarnya tak langsung mulus. Butuh waktu baginya untuk beradaptasi. Namun, seiring berjalannya waktu, pemain internasional Jerman itu mulai menunjukkan kelasnya. Kini, ia sudah dianggap sebagai salah satu gelandang muda terbaik di Eropa. Perkembangannya benar-benar pesat.

Namun begitu, kisah perpindahannya hampir saja mengambil jalur lain. Beredar kabar kuat bahwa Real Madrid juga berminat, apalagi dengan adanya Xabi Alonso mantan bosnya di Leverkusen yang kini menukangi Los Blancos. Tapi, raksasa Spanyol itu memilih untuk tidak merekrutnya saat itu.

Agen Wirtz, Volker Struth, punya cerita menarik soal ini. Ia mengungkapkan percakapannya dengan Alonso tentang kemungkinan kliennya itu hijrah ke Madrid.

“Nah, di tengah situasi ketika pembicaraan dengan Liverpool atau Bayern Munich sedang panas, saya menelepon Xabi,” kata Struth.

“Saya bilang ke dia, ‘Kamu harus bawa pemain dari Leverkusen ini ke Real Madrid.’”

Jawaban Alonso singkat saja. “Kamu nggak perlu kasih tahu saya. Kamu harus kasih tahu Florentino Perez.”

Struth kemudian mengirim pesan langsung ke sang presiden, Florentino Perez. Isinya kurang lebih, “Yang terhormat Florentino, saya sudah bilang berkali-kali: saya punya pemain di sini yang sangat saya rekomendasikan. Florian Wirtz bisa bikin tim mana pun di dunia ini jadi lebih baik.”

Dalam penampilannya di podcast Phrasenmaher, Struth kembali menegaskan hal ini. Ia mengaku harapannya agar Wirtz suatu hari nanti bisa berseragam Real Madrid belum padam.

“Waktu itu memang bukan momen yang tepat. Soal skuad, soal anggaran. Kas Real Madrid pun nggak selamanya melimpah ruah,” ujarnya dengan jujur.

“Tapi, harapan saya tetap sama: semoga suatu hari Florian bisa main di sana.”

Ia mengakui, dirinya tidak terlalu terlibat dalam detail tawaran yang ada saat itu. Meski begitu, keinginannya jelas.

“Harapan terbesar saya, ya tentu saja melihat Florian di Real Madrid. Dan kayaknya saya nggak sendirian punya harapan begitu,” lanjut Struth.

Menurutnya, Madrid adalah tempat yang tepat bagi Wirtz untuk berkembang. Tapi, ia juga tak menampik bahwa kliennya itu sekarang sudah berada di tempat yang bagus.

“Saya pikir dia akan dirawat dengan baik di Madrid. Tapi, ya lihat saja sekarang, dia juga sudah cukup bagus di Liverpool. Usianya masih sangat muda. Siapa yang bisa menebak bagaimana kariernya nanti?” pungkas Struth.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar