Musisi Singapura, Sezairi Sezali, mengakui bahwa dukungan penggemar asal Indonesia memiliki arti yang sangat personal dan mendalam dalam perjalanan kariernya. Hal ini tidak terlepas dari ikatan darah yang ia miliki dengan Tanah Air, di mana kakek dan neneknya berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Surrender Sessions yang digelar di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (29/5). Sezairi, yang merupakan generasi kedua warga Singapura, mengungkapkan bahwa ia mewarisi darah Indonesia dari kedua kakek-neneknya. “Apa arti para penggemar Indonesia buatku? Itu sesuatu yang personal banget, karena aku adalah warga Singapura generasi kedua. Aku gak tahu apakah kalian tahu hal itu. Kakek-nenek aku berasal dari Pekalongan,” ujarnya.
Meski memiliki leluhur dari Indonesia, Sezairi mengaku tidak banyak mengetahui kisah masa lalu keluarganya. Ia menuturkan bahwa kakek-neneknya jarang bercerita tentang pengalaman mereka selama di Indonesia karena masa lalu yang penuh kesulitan. “Mereka gak pernah ceritain apa-apa ke aku. Aku bener-bener gak tau asal-usul dari mana keluarga aku datang karena mereka orang susah and mereka enggak mau cerita tentang kesusahan mereka gitu,” kenang pelantun lagu “It’s You” itu.
Sementara itu, penggemar asal Indonesia justru menjadi jembatan baginya untuk memahami latar belakang keluarga. Setiap kali mengunggah konten yang berkaitan dengan Indonesia, Sezairi kerap menerima informasi dan fakta tambahan dari para penggemar. “Para penggemar Indonesia sangat penting bagi aku karena aku belajar tentang diriku sendiri dan keluargaku melalui para penggemar Indonesia… Dan aku juga belajar banyak tentang diriku sendiri melalui proses ini,” akunya.
Di sisi lain, Sezairi mengaku sedang dalam misi mencari jati diri di Indonesia. Ia ingin menelusuri silsilah keluarganya agar bisa lebih terhubung dengan para penggemar di Nusantara. “Jadi, menurutku aku punya pekerjaan paling beruntung di dunia. Sungguh, benar-benar. Dan ketika orang-orang bertanya, ‘Apa sih yang kamu lakukan di Indonesia?’ Aku menjawab, ‘Aku sedang mencari jati diriku… Aku sedang mencari akar-akarku.’ Dan aku sedang mencari titik awalku agar bisa memahami ke mana aku akan berakhir,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sezairi juga menyoroti perkembangan pariwisata dan pelestarian budaya di Indonesia. Ia mengamati bahwa kini banyak warga Singapura yang tidak hanya mengunjungi kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali, tetapi juga mulai mengeksplorasi Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Menurutnya, pelestarian budaya di Indonesia dilakukan dengan sangat baik. “Misalnya, sebagai orang-orang yang ingin mengenal budaya sendiri, kita datang ke sini dan bilang, ‘Tempat ini sungguh indah.’ Kamu nggak bakal nyangka betapa indahnya berada di tempat ini sekarang dan betapa uniknya tempat ini,” pungkasnya.
Sezairi Sezali merupakan penyanyi dan pencipta lagu populer asal Singapura yang memiliki darah keturunan Indonesia. Namanya mulai dikenal luas setelah menjuarai ajang pencarian bakat Singapore Idol pada tahun 2009. Kini, ia semakin melebarkan sayapnya di industri musik Indonesia dengan album terbarunya, The Art of Surrender. Berkiprah di genre pop, soul, R&B, dan jazz, salah satu lagu paling populernya, “It’s You,” berhasil meraih 221 juta streaming di platform Spotify. Ia pun kerap merilis lagu berjudul dan berbahasa Indonesia.
Artikel Terkait
Kamboja Hapus Denda Overstay bagi 5.950 WNI Korban Penipuan Daring
Polisi Amankan Pria yang Palak Pengendara Mobil di Dago Atas Bandung
Pelemahan Rupiah Dinilai Jadi Peluang Emas Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara
Polisi Gagalkan Penyelundupan 933 Butir Ekstasi dan 300 Cartridge Etomidate di Pelalawan