Arsenal Gagal Raih Gelar Liga Champions Usai Kalah Adu Penalti dari PSG

- Minggu, 31 Mei 2026 | 10:01 WIB
Arsenal Gagal Raih Gelar Liga Champions Usai Kalah Adu Penalti dari PSG

Kegagalan mencetak sejarah sebagai skuad pertama Arsenal yang meraih gelar Liga Champions meninggalkan kekecewaan mendalam di kubu tim asal London Utara tersebut. Mereka harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti pada laga final yang digelar di Budapest, sehari sebelumnya.

Gelandang Arsenal, Declan Rice, tidak bisa menyembunyikan rasa sakitnya setelah pertandingan ke-63 yang dijalani timnya pada musim ini harus berakhir dengan kekalahan. Ia menilai hasil akhir dalam adu penalti kerap kali tidak berpihak pada tim yang tampil konsisten sepanjang laga.

“Sangat menyakitkan kalah di final Liga Champions melalui adu penalti. Kami mencoba mengambil banyak perspektif dari sejauh mana kami telah melangkah sebagai sebuah tim,” ujar Rice dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman UEFA.

“Kami telah memberikan segalanya hingga saat ini dan ini seperti lotere Anda menang melalui adu penalti atau kalah. Beberapa tim terbaik sepanjang masa pun pernah kalah melalui adu penalti,” lanjutnya.

Di sisi lain, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, juga mengakui betapa perihnya hasil akhir yang harus diterima anak asuhnya. Meskipun demikian, ia tetap menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan para pemain sepanjang musim.

“Sangat sulit ketika Anda begitu konsisten dalam kompetisi hingga final, dan pada akhirnya Anda kehilangan trofi melalui adu penalti. Itu sulit,” kata Arteta.

“Saya sangat bangga pada mereka. Mereka memberi kami begitu banyak kegembiraan. Merupakan suatu kehormatan untuk mengelola kelompok pemain ini, tim ini. Saya pikir cara mereka membawa lencana ini dan seberapa besar mereka mencurahkan diri untuk itu,” sambungnya.

Namun, Arteta tidak menampik keunggulan lawan. Ia menilai PSG layak menjadi juara dua kali berturut-turut karena kualitas yang mereka miliki. “Paris benar-benar sulit untuk dihadapi. Itulah mengapa mereka menjadi juara dua kali berturut-turut. Mereka adalah tim papan atas,” tandasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar