Riau Bhayangkara Run 2026 Digelar, 20 Ribu Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru

- Rabu, 15 Juli 2026 | 12:45 WIB
Riau Bhayangkara Run 2026 Digelar, 20 Ribu Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru

Sebanyak 20 ribu pelari akan membanjiri Pekanbaru dalam Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026, event lari terbesar se-Sumatra yang tidak hanya diikuti peserta dalam negeri tetapi juga mancanegara. Panitia mencatat, dari total peserta, sembilan di antaranya adalah warga negara asing delapan dari Kenya dan satu dari Prancis yang akan berlaga di kategori 21K.

Karorena Polda Riau sekaligus Ketua Panitia Pelaksana RBR 2026, Kombes Daniel Widya Mucharam, mengatakan para pelari asing itu sudah mendaftar secara resmi dan tinggal mengambil racepack yang dijadwalkan pada 17-18 Juli 2026. "Ada 8 orang dari Kenya dan 1 orang dari Prancis," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).

Kehadiran puluhan ribu peserta dari berbagai daerah diperkirakan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM diprediksi menikmati peningkatan aktivitas selama penyelenggaraan. "Momentum ini menjadi peluang bagi pelaku usaha di Pekanbaru untuk meningkatkan pendapatan. Semoga seluruh masyarakat juga ikut merasakan manfaat ekonomi dari hadirnya puluhan ribu peserta di kota kita," tutur Daniel.

Event yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini akan berlangsung pada 19 Juli 2026. Sehari sebelumnya, race pack collection digelar di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, dimeriahkan bazar UMKM yang menjual makanan dan merchandise resmi RBR 2026, serta penampilan sejumlah artis ibu kota. Tingkat okupansi hotel di Pekanbaru pun melonjak. "Hotel-hotel sudah full booked," imbuh Daniel.

Berlari untuk Bumi Lestari

RBR 2026 resmi diperkenalkan ke publik melalui kegiatan launching dan jumpa pers di area Car Free Day Pekanbaru, Minggu (10/5/2026). Mengusung tema "Run With Purpose, Move Forward With Riau", event ini tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga membawa pesan sosial dan kampanye lingkungan. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa RBR adalah momentum membangun solidaritas kemanusiaan dan etika lingkungan di tengah masyarakat.

Irjen Herry mengajak masyarakat memperkuat kesadaran kolektif menghadapi potensi musim kemarau panjang pada 2026. Berdasarkan informasi BMKG, periode Juni hingga Agustus diperkirakan memasuki fase kemarau dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan di Riau. "Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan," kata Irjen Herry.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat mitigasi bencana. "Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama," ujarnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags