Fajar/Fikri Kalahkan Wakil China, Tantang Unggulan India di Final Singapore Open 2026

- Minggu, 31 Mei 2026 | 09:40 WIB
Fajar/Fikri Kalahkan Wakil China, Tantang Unggulan India di Final Singapore Open 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri melangkah ke partai puncak Singapore Open 2026 dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Pasangan ganda putra Indonesia itu akan berhadapan dengan unggulan keempat asal India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, pada laga final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (31/5/2026).

Kepastian tersebut diraih setelah Fajar/Fikri menundukkan wakil China, Liang Wei Keng dan Wang Chang, pada babak semifinal di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Sabtu (30/5/2026). Pertandingan berakhir dengan skor meyakinkan 23-21, 21-4.

Kemenangan itu menjadi sinyal kuat kesiapan Fajar/Fikri menghadapi laga puncak. Terlebih, mereka memiliki catatan pertemuan yang cukup menguntungkan saat berjumpa Satwik/Chirag. Berdasarkan rekor head to head, MURIANETWORK.COM Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masih unggul 2-1 atas pasangan India tersebut. Pertemuan terakhir terjadi di perempat final Malaysia Open 2026 pada 9 Januari lalu, saat wakil Indonesia menang dengan skor 21-10 dan 23-21.

Perjuangan di semifinal tidak berlangsung mudah, terutama pada gim pertama yang berjalan ketat hingga adu setting. Fajar mengakui bahwa kemenangan atas pasangan China tidak diraih tanpa kerja keras.

“Perasaannya pasti senang, bersyukur, alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar, dengan sehat, dan juga kemenangan,” ujarnya dalam rilis resmi PBSI.

“Di gim pertama tidak mudah, banyak kejar-mengejar poin. Mereka juga sama, bermain di depan net, mengadu di depan. Jadi memang sedikit krusial di gim pertama ketika kami bisa memenangkan adu setting,” tuturnya.

Fajar menilai Liang Wei Keng dan Wang Chang merupakan pasangan komplet yang memiliki kualitas tinggi. Namun, kondisi lapangan dan kecepatan shuttlecock mampu dimanfaatkan dengan baik oleh mereka.

“Mereka mempunyai tipe permainan yang komplet dengan Wang Chang sebagai playmaker dan Liang Wei Keng sebagai eksekutor di belakang. Mereka sangat luar biasa, tapi hari ini mereka terlihat kesulitan karena kondisi bola yang cukup kencang dan kondisi lapangan sangat berangin. Kami bisa lebih memanfaatkan situasi,” katanya.

Dominasi Fajar/Fikri semakin terlihat jelas pada gim kedua. Setelah unggul jauh, mereka tidak memberi kesempatan lawan untuk bangkit dan terus menekan hingga pertandingan berakhir. Fikri mengatakan kondisi lapangan memberi keuntungan saat memasuki gim kedua. Namun, dia menegaskan fokus tetap menjadi faktor utama sehingga momentum tidak berpindah ke kubu lawan.

“Di gim kedua kami lebih diuntungkan dengan kondisi yang menang angin. Jadi kami lebih fokus lagi di depannya sampai bisa menekan terus. Walaupun sudah 11-0, kami tidak mau lengah, tidak mau jadi terkejar, tidak mau momentum balik untuk mereka. Jadi kami tekan terus, alhamdulillah bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Menjelang final, MURIANETWORK.COM/Fikri tidak datang tanpa persiapan. Mereka bahkan menyempatkan diri hadir lebih awal ke arena untuk mengamati langsung permainan Satwik/Chirag saat menghadapi Kim Won-ho dan Seo Seung-jae. Menurut Fikri, pasangan India tersebut tampil sangat impresif. Namun, penampilan lawan tidak membuat mereka kehilangan kepercayaan diri untuk memburu gelar juara Singapore Open 2026.

“Di final tidak akan mudah lawan Satwik/Chirag. Tadi pun kami berdua datang lebih cepat ke arena untuk melihat permainan mereka melawan Kim/Seo dan sangat luar biasa. Tapi itu tidak membuat kami gentar, kami akan coba yang terbaik, semoga hasilnya maksimal,” ungkapnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar