Seekor anak gajah liar ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), tepatnya di Resort Lancang Kuning. Penemuan yang memilukan ini terjadi Kamis lalu, sekitar tengah hari.
Kondisinya sudah tak utuh lagi. Bangkainya membusuk dan diduga telah mati lebih dari seminggu. Begitu mendapat laporan, polisi langsung bergerak. Mereka tak main-main, tim laboratorium forensik pun diterjunkan ke lokasi untuk memulai penyelidikan.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, memberikan penjelasan awal. Menurutnya, ada luka infeksi di kaki gajah malang itu.
Herry sendiri turun langsung ke lokasi. Tujuannya jelas: memastikan penanganan berjalan profesional tanpa kesimpulan yang terburu-buru.
Nah, soal penemuan bangkai ini, ternyata berkat patroli rutin. Kerja sama antara personel kepolisian dan polisi hutan di TNTN lah yang berhasil mendeteksinya. Herry menekankan, kolaborasi semacam ini krusial untuk mendeteksi ancaman terhadap satwa lebih dini.
Artikel Terkait
IKI Februari 2026 Sentuh Level Tertinggi Kedua, Mayoritas Subsektor Masih Ekspansi
Pemerintah Godok RUU Kewarganegaraan, Syarat Jadi dan Lepas WNI Diperketat
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf atas Gesekan Polisi-Masyarakat
Dr. Tifa Luncurkan Buku Otak Politik Jokowi Hasil Riset Neuropolitika