Chicago - Harga emas tampak limbung di awal pekan ini. Logam kuning itu dibuka dengan gap bawah dan cuma bergerak sedikit, bertengger di kisaran USD 4.670 per troy ons saat sesi Asia berlangsung, Senin (13/4/2026).
Lalu, apa yang terjadi? Rupanya, sentimen pasar lagi berat. Emas yang biasanya jadi tempat berlindung justru kesulitan mencari pijakan. Penyebabnya? Lonjakan harga energi yang tiba-tiba. Kenaikan itu memicu kembali kekhawatiran inflasi, yang pada akhirnya membuat investor mempertanyakan kemungkinan pemotongan suku bunga oleh The Fed dan bank sentral utama lainnya. Logam tanpa imbal hasil ini jadi kurang menarik ketika suku bunga diproyeksikan tetap tinggi.
Konflik AS-Iran Belum Mereda, Minyak Melonjak
Nah, sumber gejolak harga energi itu sendiri datang dari geopolitik. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas, dan dampaknya langsung terasa di pasar komoditas. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melesat sekitar 8,5 persen di pembukaan minggu, menembus level USD 98 per barel. Lonjakan yang cukup signifikan, bukan main.
Pemicu eskalasi ini adalah pernyataan keras dari Presiden AS, Donald Trump.
Setelah perundingan damai dengan Iran di Islamabad dinyatakan gagal, Trump mengumumkan bahwa Washington akan memblokade semua kapal yang masuk maupun keluar melalui Selat Hormuz.
Militer AS lewat Komando Pusatnya (CENTCOM) langsung mengonfirmasi rencana itu. Mereka menyebut blokade terhadap semua lalu lintas maritim dari pelabuhan Iran akan dimulai Senin siang waktu setempat.
Di sisi lain, tekanan terhadap emas juga datang dari dalam negeri AS sendiri. Data inflasi yang dirilis Jumat lalu ternyata lebih panas dari perkiraan banyak orang. Indeks Harga Konsumen (IHK) AS tahunan untuk Maret melonjak ke 3,3%, jauh dari angka 2,4% di bulan sebelumnya. Data bulanannya juga naik tajam.
Angka-angka itu seperti memberi amunisi tambahan bagi The Fed untuk bertahan dengan suku bunga tinggi dalam waktu lama. Dan dalam situasi seperti ini, emas seringkali harus menunggu di pinggir lapangan dulu.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Jaringan Curanmor Terintegrasi Peredaran Sabu dan Obat Keras di Jakarta Timur, 8 Tersangka Diamankan
Polres Karawang Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Ayah Kandung pada Anak
ERT NHM Diterjunkan Bantu Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono, Tiga Pendaki Dinyatakan Meninggal
Kapal Bantuan Gaza Dicegat, Relawan As’ad Aras Kisahkan Detik-Detik Mencekam di Laut