Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Direktorat Samapta Polda Metro Jaya membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor yang terintegrasi dengan peredaran obat-obatan keras dan narkotika jenis sabu di wilayah Jakarta Timur, dengan delapan orang diamankan dalam operasi tersebut.
Operasi tangkap tangan berskala intensif ini dilaksanakan di wilayah hukum Jakarta Timur pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 02.44 WIB. Pengungkapan multi-kasus itu terungkap dalam satu rangkaian operasi terpadu yang melibatkan Patroli Kota, Patroli Monitoring, Unit K9, hingga personel Polwan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, dalam operasi ini petugas mengamankan delapan orang tersangka dari berbagai klaster peran yang saling berkaitan. Awalnya, polisi mengamankan pelaku transaksi obat keras.
Setelah dilakukan pengembangan, penyelidikan mengarah pada sindikat pencurian kendaraan bermotor dan bandar narkotika jenis sabu.
"Benar, Tim Patroli Perintis Presisi bersama unsur terkait telah melakukan penindakan tegas di lapangan. Berawal dari patroli rutin, tim berhasil mengamankan para pelaku transaksi obat keras di kawasan Jalan Sepeda Kanal Banjir Timur (KBT) yang setelah dikembangkan ternyata menuntun petugas pada sindikat curanmor sekaligus bandar narkotika jenis sabu," ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026, Prioritas untuk Daerah Bencana dan 3T
Prabowo Kunjungi Prancis, Gerindra Sebut Diplomasi Ofensif demi Konversi Keunggulan Nikel
Sekjen LMP Sesalkan Keraguan Publik soal Kinerja Satgas PKH: Rp10 Triliun Hasil Denda Hutan Sudah Disetor ke Negara
PBB Peringatkan Eskalasi Berbahaya Konflik Rusia-Ukraina, Korban Sipil Melonjak 21 Persen