Seekor anak gajah liar ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), tepatnya di Resort Lancang Kuning. Penemuan yang memilukan ini terjadi Kamis lalu, sekitar tengah hari.
Kondisinya sudah tak utuh lagi. Bangkainya membusuk dan diduga telah mati lebih dari seminggu. Begitu mendapat laporan, polisi langsung bergerak. Mereka tak main-main, tim laboratorium forensik pun diterjunkan ke lokasi untuk memulai penyelidikan.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, memberikan penjelasan awal. Menurutnya, ada luka infeksi di kaki gajah malang itu.
Herry sendiri turun langsung ke lokasi. Tujuannya jelas: memastikan penanganan berjalan profesional tanpa kesimpulan yang terburu-buru.
Nah, soal penemuan bangkai ini, ternyata berkat patroli rutin. Kerja sama antara personel kepolisian dan polisi hutan di TNTN lah yang berhasil mendeteksinya. Herry menekankan, kolaborasi semacam ini krusial untuk mendeteksi ancaman terhadap satwa lebih dini.
Artikel Terkait
KPK Tuntut Dua Eks Dirut Pertamina Kasus Korupsi LNG Senilai Rp1,7 Triliun
Persib Bandung Raih Kemenangan Dramatis dengan 10 Pemain Atas Bali United
Pemerintah Targetkan TKDN Kendaraan Listrik Minimal 60% Mulai 2027
Pemerintah Percepat Pencairan Bansos Triwulan II 2026, Tunggu Data BPS