Lingga – TVRINews
Sudah enam bulan lamanya, seorang warga di Lingga harus menahan rasa tak nyaman. Sebuah cincin di jari tengahnya tak kunjung bisa dilepas, malah makin menyempit seiring pembengkakan. Akhirnya, Kamis lalu (26/2/2026), ia pun datang meminta pertolongan ke Kantor Damkar Singkep.
Tim Damkar Dabo Singkep langsung sigap menanganinya. Dengan peralatan sederhana namun tepat, mereka menggunakan gerinda potong berukuran kecil. Prosesnya butuh ketelitian ekstra, mengingat cincin itu ternyata berlapis dua dan cukup tebal. Tak heran, evakuasi ini makan waktu lebih lama dari perkiraan.
Yang menarik, untuk melindungi jari warga dari panas akibat gesekan mata gerinda, petugas punya trik sederhana. Mereka meletakkan jari tersebut di atas sebuah nampan berisi air. Cukup efektif, rupanya.
Danton Damkar Wilayah Singkep Lingga, Ikmal Hakim, mengonfirmasi lamanya proses.
"Pemotongan cincin dilakukan secara hati-hati dan memakan waktu sampai 16 menit," ujarnya.
Usaha hati-hati itu membuahkan hasil. Cincin akhirnya terlepas, dan yang terpenting, jari warga itu sama sekali tidak terluka. Tak ada luka, lecet, apalagi cacat. Semuanya berjalan mulus.
Warga yang bernama Putra asal Singkep Barat itu mengaku sudah mencoba berbagai cara. Sejak enam bulan silam, cincinnya mulai terasa mengikat. Ia berusaha melepasnya sendiri, tapi sia-sia. Pilihan terakhir jatuh pada Damkar.
"Cincin ini mulai terasa menyempit sejak enam bulan lalu. Saya sudah mencoba melepasnya sendiri, tapi tidak berhasil, akhirnya saya meminta bantuan Damkar," tutur Putra.
Menurut Ikmal, kasus seperti ini ternyata bukan yang pertama. Sampai saat ini, Damkar Kabupaten Lingga sudah menangani delapan laporan serupa. Polanya nyaris sama: ukuran cincin yang terlalu sempit memicu pembengkakan jari.
Di sisi lain, ada juga beberapa kasus yang lebih parah. Cincinnya sampai menyatu dengan kulit jari, sehingga butuh penanganan khusus dari petugas. Situasi seperti itu jelas lebih rumit dan butuh kesabaran ekstra.
Kejadian ini sekaligus mengingatkan kita. Sesuatu yang sederhana seperti cincin bisa jadi masalah besar jika tidak hati-hati. Untungnya, tim Damkar Lingga siap membantu dengan keterampilan mereka yang tak terbatas pada memadamkan api saja.
Artikel Terkait
Ibas Soroti Potensi Ekonomi dan Tantangan Industri Kreatif di Forum Museum Nasional
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Siap Bertarung di Babak Semifinal
Wamen Dalam Negeri: Program Strategis Nasional Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Mendagri Beri Tenggat Satu Pekan untuk Pendataan Huntap Korban Bencana Sumatera