Aurelie Moeremans punya alasan kuat di balik keputusannya menerbitkan buku Broken Strings. Lewat buku itu, ia membongkar pengalaman pahitnya sebagai korban grooming saat masih remaja, tepatnya di usia 15 tahun. Ternyata, dukungan dari sang suami, Tyler Bigenho, punya peran besar.
"Tyler meyakinkan bahwa ceritaku bisa menyelamatkan dan menyadarkan banyak orang. Itu yang akhirnya membuatku berani," kata Aurelie, Minggu (11/1).
Sebenarnya, menulis sudah lama jadi hobinya. Banyak sekali cerita yang sudah ia tulis, tapi hanya disimpan, tak pernah sampai dirilis. Awalnya, Broken Strings pun ditulis dengan niat yang sangat personal. Bagi perempuan 32 tahun itu, proses menulisnya murni untuk dirinya sendiri.
"Seperti diary untuk healing. Sama sekali tidak terpikir untuk diterbitkan," tuturnya.
Namun begitu, semua berubah setelah Tyler membaca tulisannya. Tanggapan sang suami lah yang kemudian mendorongnya untuk membagikan kisah itu ke publik. Pemain film Story of Kale ini akhirnya memutuskan untuk merilisnya.
"Tapi setelah dibaca suamiku, Tyler, dia bilang ini jangan disimpan sendiri, ini harus dibagikan karena bisa membantu banyak 'Aurelie kecil' di luar sana," ucap Aurelie.
Artikel Terkait
Mendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Capai USD 17,5 Miliar
Imsak Jakarta Jumat 27 Februari 2025 Pukul 04.33 WIB
Gubernur DKI Targetkan Program LPDP Jakarta Dimulai 2027, Sempat Terhambat Pemotongan DBH
Pemprov DKI Wajibkan Warga Lapor Sebelum Mudik Lebaran 2026