OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Nilai per Saham Turun 58%

- Senin, 13 April 2026 | 01:35 WIB
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Nilai per Saham Turun 58%

Bank OCBC NISP akhirnya memutuskan besaran dividen untuk tahun buku 2025. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp1,03 triliun, yang akan dibagikan ke para pemegang saham. Angka ini setara dengan 20% dari total laba bersih bank yang tahun lalu membukukan Rp5,06 triliun.

Namun begitu, tidak semua laba itu dibagikan. Manajemen menyisihkan Rp1 miliar untuk cadangan umum. Sementara itu, sisa laba yang cukup besar, yakni 80 persennya, akan ditahan perusahaan untuk keperluan pengembangan di masa mendatang.

Direktur Utama OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, menjelaskan keputusan ini dalam sebuah pernyataan.

"Rapat menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp45 per saham atau sebesar Rp1,03 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai," ujarnya.

Pencapaian laba bersih Rp5,06 triliun itu sendiri patut dicatat. Angka ini tumbuh 3,09% dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp4,86 triliun. Pendorong utamanya? Kenaikan tipis tapi signifikan pada pendapatan bunga, dari Rp17,81 triliun menjadi Rp17,85 triliun.

OCBC NISP sebenarnya punya track record bagus dalam hal dividen. Sejak 2021, mereka rutin membagikan uang tunai ke pemegang saham. Dan nilainya terus meroket: dari Rp22 per saham (2021), melompat ke Rp58 (2022), lalu naik lagi jadi Rp72 (2023), dan mencapai puncaknya Rp106 per saham untuk tahun buku 2024.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar