Tentara Israel Tewas Akibat Serangan Drone Hizbullah, Korban Jiwa di Perbatasan Lebanon Jadi 24 Orang

- Kamis, 28 Mei 2026 | 16:10 WIB
Tentara Israel Tewas Akibat Serangan Drone Hizbullah, Korban Jiwa di Perbatasan Lebanon Jadi 24 Orang

Seorang tentara Israel tewas setelah terkena serangan drone yang dilancarkan oleh Hizbullah di dekat perbatasan Lebanon. Peristiwa ini menambah jumlah personel militer Israel yang gugur dalam konflik melawan kelompok milisi yang didukung Iran tersebut menjadi 24 orang.

Militer Israel, dalam pernyataan resminya pada Kamis (28/5/2026), mengidentifikasi korban sebagai Sersan Rotam Yanai, seorang prajurit berusia 20 tahun. Ia tewas saat tengah menjalankan aktivitas operasional di wilayah utara Israel. Dalam insiden yang sama, seorang tentara cadangan dilaporkan menderita luka parah, sementara satu personel lainnya mengalami luka sedang.

Menurut keterangan militer Israel kepada AFP, Yanai menjadi korban akibat serangan drone bermuatan peledak yang diluncurkan oleh Hizbullah.

Menanggapi peristiwa tersebut, Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyampaikan duka cita dan menyerukan tindakan balasan yang keras. Dalam unggahan di Telegram yang ditujukan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Smotrich menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan serangan adalah dengan melakukan penghancuran besar-besaran di pinggiran selatan Beirut, ibu kota Lebanon, yang merupakan basis kekuasaan Hizbullah.

“Anda tahu bahwa satu-satunya cara, saat ini, untuk mencegah tentara kita terluka adalah dengan menghancurkan 10 bangunan di Dahiyeh, Beirut, untuk setiap drone,” tulis Smotrich.

“Untuk setiap drone yang menyerang salah satu tentara kita, kita harus menghancurkan seratus bangunan,” tambah menteri keuangan dari kubu sayap kanan Israel itu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar