ASEAN Desak AS dan Iran Segera Berunding, Jamin Keamanan Selat Hormuz

- Selasa, 14 April 2026 | 02:40 WIB
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Berunding, Jamin Keamanan Selat Hormuz

Kawasan Asia Tenggara ikut bersuara. Negara-negara ASEAN mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk kembali ke meja perundingan. Tujuannya jelas: mengakhiri perang yang berkecamuk di Timur Tengah. Tak cuma itu, mereka juga mendorong kedua pihak agar segera menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Jalur itu vital, dan kondisinya sekarang sangat mencemaskan.

Bagi Filipina dan Malaysia, ini urusan perut. Kedua negara itu sangat bergantung pada pasokan minyak dari Timur Tengah. Nah, sebagian besar ekspor minyak itu harus melewati Selat Hormuz. Sayangnya, sejak konflik AS-Israel dengan Iran memanas, selat itu praktis ditutup. Imbasnya langsung terasa di seberang lautan.

Desakan itu muncul setelah para menteri luar negeri dari 11 negara anggota ASEAN menggelar pertemuan virtual. Mereka khusus membahas perang antara AS-Israel melawan Iran. Pertemuan itu sendiri digelar bertepatan dengan waktu yang genting, hanya beberapa jam sebelum Angkatan Laut AS rencananya memulai blokade pelabuhan Iran.

Latar belakang blokade ini bermula dari perintah Presiden AS Donald Trump. Dia memerintahkan penutupan jalur utama perdagangan minyak lewat laut itu setelah negosiasi dengan Iran di Pakistan mentok. Trump beralasan Iran menolak meninggalkan ambisi pengembangan senjata nuklirnya. Jadi, blokade dianggap sebagai langkah berikutnya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar