Makna di Balik Judul dan Proses Kreatif yang Emosional
Lalu, kenapa judul Broken Strings? Aurelie punya penjelasan yang cukup dalam. Baginya, judul itu adalah metafora yang kuat.
"Broken Strings berarti tali-tali boneka yang akhirnya putus, simbol aku yang lepas dari kontrol dan manipulasi abuserku," ungkapnya.
Proses penulisannya sendiri berlangsung sangat cepat. Bahkan bisa dibilang, ia tenggelam dalam gelombang emosi saat menuangkan ceritanya ke dalam tulisan. "Sangat cepat dan sangat emosional. Aku menulisnya di trimester pertama kehamilanku, lalu di trimester kedua versi bahasa Inggris sudah dirilis," kenang Aurelie.
Respons yang luar biasa dari pembacanya kemudian mendorong langkah selanjutnya. Banyak yang meminta versi bahasa Indonesia. Aurelie pun tak menunggu lama. Hanya dalam hitungan hari, ia menyelesaikan terjemahannya.
"Karena responsnya luar biasa dan banyak permintaan versi Indonesia, aku menerjemahkannya hanya dalam 3-4 hari," ucapnya.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas AS dan Israel di Tengah Kerusuhan yang Tak Kunjung Padam
Prabowo Pimpin Rapat Malam, Pacu Industri Tekstil hingga Semikonduktor
VinFast Serobot Peringkat Lima, Dominasi Jepang di Pasar Mobil RI Mulai Tergoyahkan?
Kampung Haji Indonesia di Makkah Tertunda, Baru Bisa Digunakan 2027