Jadi, pemicunya adalah aktivitas di dalam lempeng itu sendiri, bukan tabrakan antar lempeng. Analisis lebih lanjut menunjukkan mekanisme gempanya berupa pergerakan mendatar turun.
Namun begitu, ada kabar baik. Daryono menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Setidaknya, satu kekhawatiran besar bisa dihilangkan.
Guncangannya sendiri dilaporkan dirasakan di banyak tempat. Mulai dari Tobelo, Sitaro, Morotai, hingga Ternate. Bahkan di wilayah seperti Minahasa Utara dan Bitung pun merasakan getarannya.
Hingga pukul 22.20 WIB malam itu, BMKG mencatat sudah terjadi satu gempa susulan. Kekuatannya M4,6. Situasi terus dipantau, meski sejauh ini aktivitas tampak mereda.
Artikel Terkait
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Tekankan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Timnas U-17 Indonesia Bantai Timor Leste 4-0 di Pembuka Piala AFF
Mendagri Tito Soroti Pengawasan Dana Otsus dan Keistimewaan, Sorot DIY Sebagai Model
Ekonom UI Proyeksikan Pertumbuhan Kuartal I 2026 Capai 5,54%, Tapi Peringatkan Pelemahan Daya Beli