Pemerintah Tiongkok baru saja mengeluarkan aturan baru untuk mengatur konten. Sasaran utamanya? Tren drama pendek atau 'dracin' yang bertema romansa dengan CEO. Intinya, pedoman ini melarang penggambaran pernikahan yang cuma diukur dari kekayaan atau jabatan semata.
Menurut laporan dari Guangdianshijie sebuah media yang berafiliasi dengan grup penerbitan resmi pihak berwenang juga memperingatkan para kreator. Konten dracin jangan lagi dijadikan ajang pamer harta, kekuasaan, atau gaya hidup mewah yang berlebihan hanya untuk mencari sensasi.
Harus Lebih Realistis, Bukan Khayalan
Administrasi Radio dan Televisi Nasional Tiongkok yang merilis pedoman ini punya pesan jelas: kreator harus berpegang pada prinsip realistis. Jadi, jangan lagi membungkus cerita-cerita yang sebenarnya ngawur dengan klaim "berdasarkan kisah nyata".
Praktik semacam itu, menurut mereka, berisiko merusak pandangan publik terhadap sosok pengusaha Tiongkok yang sesungguhnya. Citra dunia bisnis pun bisa ikut tercoreng.
Artikel Terkait
KAI Ingatkan Batas Ukuran dan Tarif Kelebihan Bagasi Kereta Jelang Mudik
Kemensos: 90% Bansos Reguler Tersalur, Rp632 Miliar Dikucurkan untuk Korban Bencana Sumatera
BRI Salurkan KUR Rp178,8 Triliun dan KPR Subsidi Rp16,6 Triliun Sepanjang 2025
Pemerintah Perpanjang Tenor Dana SAL hingga 2026, BRI Sambut Positif