Pemerintah Tiongkok baru saja mengeluarkan aturan baru untuk mengatur konten. Sasaran utamanya? Tren drama pendek atau 'dracin' yang bertema romansa dengan CEO. Intinya, pedoman ini melarang penggambaran pernikahan yang cuma diukur dari kekayaan atau jabatan semata.
Menurut laporan dari Guangdianshijie sebuah media yang berafiliasi dengan grup penerbitan resmi pihak berwenang juga memperingatkan para kreator. Konten dracin jangan lagi dijadikan ajang pamer harta, kekuasaan, atau gaya hidup mewah yang berlebihan hanya untuk mencari sensasi.
Harus Lebih Realistis, Bukan Khayalan
Administrasi Radio dan Televisi Nasional Tiongkok yang merilis pedoman ini punya pesan jelas: kreator harus berpegang pada prinsip realistis. Jadi, jangan lagi membungkus cerita-cerita yang sebenarnya ngawur dengan klaim "berdasarkan kisah nyata".
Praktik semacam itu, menurut mereka, berisiko merusak pandangan publik terhadap sosok pengusaha Tiongkok yang sesungguhnya. Citra dunia bisnis pun bisa ikut tercoreng.
Artikel Terkait
Komite Protes Pasal Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Lemahkan Ekosistem Pers
Saham Jantra Grupo (KAQI) Melonjak 21,9%, Jadi Top Gainer Bursa
OJK dan Pemerintah Inggris Bentuk Kelompok Kerja Strategis untuk Pembiayaan Iklim
IMF Desak AS Kurangi Pembatasan Perdagangan demi Stabilitas Global