MADRID Suasana di Santiago Bernabéu semalam seharusnya penuh sukacita. Real Madrid baru saja mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah mengalahkan Benfica 2-1. Tapi, ada satu momen buruk yang merusak. Seorang anggota Tribun Animasi tertangkap kamera televisi melakukan salam Nazi, tak lama sebelum pertandingan dimulai.
Reaksi klub pun tak main-main. Hanya berselang beberapa jam, Real Madrid C. F. mengeluarkan pernyataan keras. Mereka sudah meminta Komite Disiplin internal untuk segera memproses pengusiran anggota tersebut. Langkah ini diambil tanpa kompromi.
Menurut keterangan resmi di situs klub, staf keamanan sudah mengidentifikasi orang itu tak lama setelah aksinya tayang di siaran langsung. Dia langsung diusir dari stadion saat itu juga.
"Real Madrid dengan tegas mengutuk segala bentuk gestur dan ekspresi yang bisa memicu kekerasan serta kebencian, baik di dunia olahraga maupun masyarakat luas," begitu bunyi pernyataan klub. Nada mereka jelas: tindakan seperti ini tak punya tempat di Bernabéu.
Di sisi lain, dari segi sportivitas, malam itu tetap jadi milik Los Blancos. Kemenangan 2-1 itu melengkapi agregat 3-1 mereka atas Benfica. Hasilnya, Madrid melaju dengan mulus.
Jalan mereka di kompetisi masih panjang. Babak berikutnya akan menghadangkan tantangan berat, baik itu Manchester City atau Sporting CP. Tapi, insiden tadi mengingatkan bahwa pertarungan di lapangan hijau kadang harus dibarengi dengan kewaspadaan terhadap sikap buruk di tribun.
Artikel Terkait
Alfian/Fikri Kalahkan Wakil China, Melaju ke Final Singapura Open 2026
Igor Tolic Hadapi Tantangan Berat Jaga Motivasi Persib agar Tak Terjebak Antiklimaks Usai Tinggalkan Bojan Hodak
Alwi Farhan Gagal ke Final Singapura Open 2026 Usai Dikalahkan Alex Lanier
Herdman Tetapkan Fisik dan Taktik sebagai Syarat Mutlak Seleksi Pemain Timnas untuk Piala AFF 2026