Jakarta sedang menghadapi krisis yang jarang dibicarakan: sulitnya mencari tempat peristirahatan terakhir. Lahan pemakaman di ibu kota nyaris habis, memaksa Pemerintah Provinsi DKI untuk bergerak cepat membuka sejumlah lokasi baru.
Fajar Sauri, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI, mengonfirmasi bahwa persiapan sudah berjalan. Rencananya, akan tersedia sekitar 119 ribu petak makam baru yang tersebar di tiga wilayah. Yang menarik, sebagian besar tepatnya sekitar 115 ribu petak akan berada di Jakarta Barat, tepatnya di kawasan Pegadungan.
“Untuk Jakarta Timur, kami siapkan TPU Kober Jatinegara dengan kapasitas kurang lebih 450 petak, lalu TPU Cipinang Besar sekitar 1.500 petak,” jelas Fajar saat dihubungi Minggu (23/11).
“Sementara di Jakarta Selatan, ada TPU Menteng Pulo 2 yang bisa menampung 1.300 petak, dan TPU Menteng Pulo 3 sekitar 845 petak.”
Ia juga menambahkan soal lokasi di Jakarta Barat. “Yang cukup signifikan ada di Pegadungan, kurang lebih 115 ribu petak makam.”
Namun begitu, persoalan tak cuma soal angka. Sebagian lahan yang akan dipakai, seperti TPU Kober, ternyata masih dihuni warga. Menanggapi ini, MURIANETWORK.COM menyebut pihaknya telah menyiapkan skema relokasi bagi masyarakat yang terdampak. Sosialisasi pun diklaim sudah dilakukan oleh wali kota setempat.
Artikel Terkait
Amnesty International: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Berpola dan Terencana
PSIM Yogyakarta Hadapi PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Susunan Pemain Kedua Tim Diumumkan
Legenda PSM Syamsuddin Umar Khawatirkan Ancaman Degradasi Klub
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%