Jakarta - Gelombang mudik dan balik selama libur Natal dan Tahun Baru kemarin benar-benar terasa. Kementerian Perhubungan baru saja merilis data yang cukup mencengangkan: total penumpang angkutan umum periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 21,46 juta orang. Angka itu melonjak signifikan, sekitar 12,48 persen, dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pun tampak puas dengan capaian ini. Dalam acara penutupan Posko Nataru di kantornya, Selasa (6/1), ia menyebutkan bahwa operasi angkutan berjalan sesuai rencana.
"Hal ini tentunya menunjukkan pelaksanaan angkutan Nataru tahun ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan rencana operasi yang telah disusun," ujar Dudy.
Kalau dirinci, hampir semua moda transportasi mengalami kenaikan. Yang paling mencolok adalah angkutan laut, yang penumpangnya melesat 43,42 persen menjadi 2,25 juta orang. Penyeberangan juga ikut naik pesat, 35 persen lebih, dengan 3,7 juta penumpang.
Kereta api tetap jadi andalan, ditumpangi 7,57 juta orang atau naik hampir 13 persen. Untuk penerbangan, kenaikannya memang tipis, cuma 0,73 persen, tapi angkanya tetap besar: 4,76 juta penumpang.
Artikel Terkait
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026