Hanya angkutan jalan yang catatannya agak berbeda. Jumlah penumpangnya justru turun sedikit, dari 3,3 juta menjadi 3,13 juta.
Di sisi lain, arus kendaraan pribadi di jalan tol juga meningkat. Keluar masuk Jakarta lewat tol naik 3,39 persen. Sementara yang lewat jalan arteri di sekitar Jabodetabek malah lebih ramai lagi, peningkatannya sampai 17,3 persen.
Yang menarik, waktu tempuh perjalanan malah membaik. Menurut Menhub, perjalanan dari Cawang ke Banyumanik lewat tol sekarang rata-rata cuma 5 jam 4 menit, turun lebih dari 5 persen. Arah sebaliknya bahkan lebih cepat, turun 10,1 persen waktunya.
Lalu, kemana saja tujuan utama warga yang keluar Jabodetabek? Rupanya dominan menuju Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Tak ketinggalan Banten, Sumatra, serta beberapa kota favorit di Jawa Barat seperti Puncak dan Sukabumi.
Artikel Terkait
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026