Macet di Sawangan, Depok, sudah jadi cerita lama. Setiap pagi dan sore, ruas jalan di kecamatan itu berubah jadi lautan kendaraan yang nyaris tak bergerak. Pemerintah Kota Depok akhirnya angkat bicara dan mengumumkan sejumlah langkah konkret untuk mengurai benang kusut ini.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menyebut rekayasa lalu lintas akan segera diterapkan. Rencananya, sistem satu arah bakal dijalankan di beberapa titik.
“Konsepnya nanti dari arah Sawangan menuju Yapan itu akan satu arah. Dari Parung Bingung ke bawah, kemudian dari Sawangan menuju ke sini, dekat Rumah Makan Tirta Rasa, akan belok ke kiri. Sehingga alur kendaraan relatif pasti akan lebih lancar,”
ujar Supian usai meresmikan Lapangan Mini Soccer di Kelurahan Baktijaya, Kamis lalu.
Anggaran Besar untuk Pelebaran
Namun begitu, rekayasa lalu lintas saja tak cukup. Solusi jangka panjangnya adalah membenahi infrastruktur. Untuk itu, Pemkot Depok menggelontorkan anggaran yang tak sedikit sekitar Rp 100 miliar khusus untuk pelebaran Jalan Raya Sawangan. Prosesnya sudah dimulai.
“Ya alhamdulillah, Jalan Raya Sawangan, Jalan Pemuda, dan Jalan Enggram itu sudah kita bebaskan kurang lebih Rp 40 miliar. Dan kemarin memang ada tiga bidang yang belum bersedia, tapi alhamdulillah dari informasi terakhir sudah berkenan dengan pembebasan lahan yang kita lakukan,”
kata Supian lagi. Menurutnya, kini tinggal eksekusi fisik pelebaran di Jalan Enggram dan Jalan Pemuda. Tak cuma itu, pembebasan lahan juga akan berlanjut ke wilayah Parung Bingung.
Dan ada lagi. Dua jembatan di wilayah Sawangan juga akan diperlebar. Ini penting untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas nantinya.
“Termasuk tahun ini juga kita akan membangun pelebaran jembatan di jalan turun dari Parung Bingung menuju ke arah Sawangan. Ada dua jembatan yang akan kita bangun sehingga mendukung pelebaran Jalan Raya Sawangan, Jalan Enggram, dan Jalan Pemuda,”
tambahnya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Ungkap Kecurangan Ekspor Sawit, AI Jadi Senjata Baru
Unggahan UAS Soal Penolakan GP Ansor Jepara Bertepatan dengan Status Tersangka Gus Yaqut
Dua Truk Harapan Melaju dari Bambu Apus untuk Korban Bencana Sumatra
Tangkap Maduro, Buka Kotak Pandora: AS Terjebak dalam Labirin Venezuela