Beras dan Minyak Goreng Melonjak, Cabai Merosot di Awal 2026

- Senin, 05 Januari 2026 | 11:55 WIB
Beras dan Minyak Goreng Melonjak, Cabai Merosot di Awal 2026

Senin kemarin, pasar-pasar tradisional tampak ramai seperti biasa. Tapi bagi yang jeli, ada sesuatu yang berbeda di beberapa lapak. Harga sejumlah bahan pokok, terutama beras dan minyak goreng, terpantau merangkak naik di awal pekan ini, 5 Januari 2026. Kenaikan itu cukup terasa dibanding hari-hari sebelumnya.

Data dari Bank Indonesia melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat pergerakan yang beragam. Bawang putih, misalnya, harganya naik 1,73 persen ke level Rp41.050 per kilogram. Berbeda dengan saudaranya, bawang merah justru turun tipis 0,2 persen menjadi Rp51.150 per kg.

Nah, komoditas yang paling banyak mengalami kenaikan adalah beras. Hampir semua kualitas mengalami eskalasi harga, meski dengan persentase yang bervariasi. Beras medium I naik cukup signifikan, 1,89 persen menjadi Rp16.200 per kg. Sementara beras kualitas bawah I dan II masing-masing naik sekitar 1 persen, menjadi Rp14.550 dan Rp14.500 per kg. Hanya beras super I yang bertahan di angka Rp17.100 per kg.

Untungnya, ada juga kabar baik dari rak cabai. Harga cabai merah besar anjlok cukup dalam, turun 16,55 persen ke Rp40.850 per kg. Cabai rawit merah juga ikut membaik dengan penurunan 10,75 persen. Tapi hati-hati, cabai rawit hijau justru naik sedikit, 0,63 persen, jadi Rp64.100 per kg.


Halaman:

Komentar