Di sisi lain, harga daging-dagingan justru menunjukkan tren positif bagi konsumen. Daging ayam ras segar turun 3,62 persen, sementara daging sapi kualitas I dan II juga mengalami penurunan masing-masing 2 persen dan 1,71 persen. Gula pasir premium pun ikut turun 1,52 persen.
Tapi rileksnya tak berlangsung lama. Pasalnya, minyak goreng justru menunjukkan tren sebaliknya. Minyak goreng curah melonjak 5,57 persen menjadi Rp19.900 per liter. Minyak kemasan bermerek juga ikut-ikutan naik, berkisar di kenaikan 2 persenan. Kenaikan ini tentu jadi perhatian, mengingat minyak goreng adalah barang yang paling sering disentuh ibu-ibu rumah tangga setiap harinya.
Terakhir, harga telur ayam ras segar sedikit melandai, turun 0,91 persen menjadi Rp32.700 per kg. Begitulah gambaran dinamika harga pangan di awal tahun. Naik turun memang biasa, tapi kenaikan di komoditas inti seperti beras dan minyak selalu punya dampak yang lebih luas ke kantong masyarakat.
Artikel Terkait
Benteng Pendem Ambarawa: Kisah yang Kini Bisa Disambung Kembali
Setelah 29 Tahun, Kisah Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Berakhir di Pengadilan Agama
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran
Suzuki Pastikan Suku Cadang Baleno Tetap Tersedia Meski Sudah Pensiun