Ledakan di Karakas, Venezuela Desak Sidang Darurat DK PBB
Karakas diguncang serangan militer Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Suara ledakan keras membangunkan warga yang tengah terlelap. Bukan cuma satu dua ledakan. Dentumannya terdengar di sejumlah distrik, bahkan sampai ke Bandara Internasional Simon Bolivar di Maiquetia dan kawasan pelabuhan La Guaira.
Serangan itu ternyata bagian dari operasi skala besar. Tak lama setelah kejadian, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi. Militernya, kata dia, tak hanya menyerang. Mereka juga menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta sang Ibu Negara. Keduanya lalu dibawa keluar dari Venezuela.
Respon Venezuela pun datang. Mereka geram.
Artikel Terkait
Harmoni hingga Mangga Besar: Lalu Lintas Bakal Dialihkan Selama 8 Bulan Awal 2026
Vietnam Buka Piala Asia U-23 dengan Kemenangan Telak, Saksikan Seluruh Aksi di VISION+
Iran Berduka: 36 Tewas dalam Gelombang Protes Terbesar Sejak 2022
Prabowo Tegaskan Swasembada Beras, Fokus Beralih ke Jagung dan Telur