Ledakan di Karakas, Venezuela Desak Sidang Darurat DK PBB
Karakas diguncang serangan militer Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Suara ledakan keras membangunkan warga yang tengah terlelap. Bukan cuma satu dua ledakan. Dentumannya terdengar di sejumlah distrik, bahkan sampai ke Bandara Internasional Simon Bolivar di Maiquetia dan kawasan pelabuhan La Guaira.
Serangan itu ternyata bagian dari operasi skala besar. Tak lama setelah kejadian, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi. Militernya, kata dia, tak hanya menyerang. Mereka juga menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta sang Ibu Negara. Keduanya lalu dibawa keluar dari Venezuela.
Respon Venezuela pun datang. Mereka geram.
Artikel Terkait
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Tiang Listrik Roboh di Mangga Besar Akibat Beban Kabel Optik, Lalu Lintas Tersendat