Gara-gara Video Tinju Dibajak, Konten Kreator Ini Klaim Rugi Miliaran
Yoshua Marcellos, atau yang lebih dikenal sebagai Cellos, lagi kesal. Konten kreator dengan julukan ‘botak terkuat di bumi’ itu baru saja jadi korban pembajakan. Videonya yang berisi event tinju ternyata disiarkan ulang secara ilegal. Dampaknya? Kerugian yang dia sebut mencapai angka fantastis: puluhan miliar rupiah.
Menurut Cellos, salah satu pelaku pembajakan yang berinisial BM sudah berhasil dimintai keterangan. Proses hukum pun sedang berjalan. “Inisialnya BM, jadi kita ikutin aja prosesnya. Intinya kemarin itu sudah sampai naik Sidik. Ya kita lihat ajalah nanti gimana,” ujarnya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (25/2/2026) lalu.
“Dia nge-live-in videonya kamu gitu. Dia jadi beli pay-per-view-nya, enggak tahu iseng atau motifnya apa ya, cuma dia share gitu sih, lewat gift-gift,”
Begitu cara Cellos mendeskripsikan aksi BM. Intinya, si pembajak membeli tayangan berbayar di platform OTT, lalu menyiarkannya langsung di akun TikTok miliknya. Siapa saja bisa menonton tanpa bayar.
Nah, efeknya ternyata nggak main-main. Pembajakan ini disebut-sebut memengaruhi pendapatan pay-per-view event Byon Combat di Season 6. Kenapa? Karena aksi serupa di season sebelumnya ternyata parah banget.
“Sebenarnya yang 6 itu efeknya paling kelihatan karena yang 5 ini parah banget pembajakannya, yang 6 juga parah banget,” jelas Cellos. Tapi dia masih berharap. “Cuman kita akan lihat nanti di sini setelah ini semoga efeknya semakin membaik, terus banyak orang yang jera juga.”
Dia menegaskan, pihaknya serius menangani ini. “Byon Combat Showbiz bersama Vidio bukan cuma ngomong doang, ini beneran dikejar. Sekarang kita lagi ada di Polda Metro Jaya,” lanjutnya.
Lalu, bagaimana hitungan kerugiannya bisa membengkak sampai puluhan miliar?
Cellos punya kalkulasinya sendiri. Dia menghitung berdasarkan jumlah penonton live TikTok si pembajak, lalu dikalikan harga pay-per-view resmi yang Rp50 ribu. “Total kerugian kalau dikali Rp50.000, misalkan yang nonton 20.000 saja sudah berapa tuh? Kalau yang nonton 20.000. Terus itu cuman satu akun, kalau satu akun ada yang 100.000, ada yang 200.000. 200.000 dikali Rp50.000 kalian kali aja sendiri, 400.000 kali Rp50.000,” paparnya panjang lebar.
Tapi menariknya, di balik angka kerugian yang besar, Cellos punya cara pandang lain. “Cuman itu saya bukan anggap itu kerugian ya, itu saya anggap adalah banyaknya orang yang masih belum teredukasi bahwa pentingnya kita tuh enggak ngeladenin pembajakan gitu,” tutupnya. Bagi dia, ini soal edukasi dan kesadaran.
Sebagai informasi, selain jadi konten kreator, Cellos juga menjabat sebagai CEO Byon Combat. Perjalanan hukum kasus pembajakan ini masih terus berlanjut. Kita tunggu saja perkembangannya.
Artikel Terkait
Amerika Serikat Puncaki Daftar Negara dengan Populasi Kucing Peliharaan Terbanyak di Dunia
Amerika Serikat Puncaki Daftar Negara dengan Jumlah Kucing Peliharaan Terbanyak di Dunia
Timnas Indonesia U-20 Gabung Grup H Kualifikasi Piala Asia 2027, Bersaing dengan Australia dan Malaysia
Sopir Taksi Online Rusak Spion Mobil di Tol JORR karena Kesal Tak Diberi Jalan