Amerika Serikat Puncaki Daftar Negara dengan Populasi Kucing Peliharaan Terbanyak di Dunia

- Minggu, 31 Mei 2026 | 16:45 WIB
Amerika Serikat Puncaki Daftar Negara dengan Populasi Kucing Peliharaan Terbanyak di Dunia

Lebih dari sekadar hewan berbulu yang menggemaskan, kucing telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan jutaan manusia di berbagai belahan dunia. Fenomena ini memunculkan pertanyaan menarik: negara mana yang sesungguhnya paling ‘cinta’ pada kucing, setidaknya jika diukur dari jumlah hewan peliharaan yang mereka rawat?

Gambaran mengenai hal tersebut dapat ditemukan dalam laporan statistik terbaru berjudul Cat Ownership Statistics 2026. Data ini dirilis oleh Cat Abroad, sebuah lembaga yang secara spesifik menyediakan informasi tentang regulasi pemeliharaan kucing serta prosedur perizinan untuk membawa hewan tersebut ke luar negeri. Laporan tersebut menyusun data dari berbagai sumber kredibel, termasuk Federasi Industri Makanan Hewan Peliharaan Eropa (FEDIAF), Asosiasi Medis Veteriner Amerika (AVMA), serta sejumlah jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer-review.

Secara global, diperkirakan terdapat sekitar 350 hingga 373 juta ekor kucing yang hidup sebagai hewan peliharaan. Angka ini mencakup beragam kondisi, mulai dari kucing rumahan di pedesaan Rusia di mana 59 persen rumah tangga memeliharanya hingga kucing-kucing yang tinggal di apartemen-apartemen padat di kota-kota besar China.

Sementara itu, data yang sama juga mengungkapkan negara-negara dengan populasi kucing peliharaan terbanyak. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dengan jumlah mencapai 76,5 juta ekor. Posisi kedua ditempati oleh China dengan 58 juta ekor, disusul Rusia di urutan ketiga dengan 25 juta ekor. Prancis mencatatkan angka 14,2 juta ekor, sementara Inggris Raya memiliki 11 juta ekor. Jerman berada di posisi keenam dengan 10,9 juta ekor, diikuti Iran dengan 10,3 juta ekor, dan Jepang dengan 9,3 juta ekor.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler