Lima belas negara bagian yang dipimpin Partai Demokrat di AS baru saja menggugat pemerintahan Trump. Pemicunya? Kebijakan vaksinasi anak yang kontroversial. Mereka menilai langkah pemerintah federal mengubah rekomendasi vaksin rutin justru bertentangan dengan ilmu pengetahuan dan membahayakan kesehatan publik.
Menurut sejumlah saksi, reformasi kebijakan yang diumumkan Januari lalu itu memang cukup drastis. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, seperti dilaporkan AFP, tak lagi mewajibkan imunisasi universal untuk sejumlah penyakit. Rotavirus, flu, hingga COVID-19 kini hanya direkomendasikan bagi anak-anak yang masuk kategori berisiko tinggi. Padahal, suntikan rutin untuk penyakit-penyakit itu telah berjalan bertahun-tahun dengan hasil yang terbukti.
Tak cuma itu, tujuh vaksin lain yang sebelumnya wajib pun mengalami nasib serupa. Langkah ini jelas membalikkan praktik lama yang selama ini dipegang teguh.
Kebijakan ini tentu saja menuai badai kritik. Apalagi, yang memimpin departemen tersebut adalah Robert F. Kennedy Jr., atau RFK Jr., figur yang sejak dulu dikenal skeptis terhadap vaksin. Posisinya sebagai Menteri Kesehatan resmi membuat keputusannya kian disorot.
Artikel Terkait
Legenda Persija dan Timnas Era 70-an, Sutan Harhara, Meninggal Dunia
Kaesang Soroti Banyak Mantan Kader Partai Lain Pimpin Wilayah PSI
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Simeulue, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Orang dan 25 Gram Narkoba dalam Patroli Cipta Kondisi