Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 yang mengguncang wilayah timur laut Maluku Barat Daya, Minggu (7/6/2026) pagi. Meskipun getarannya cukup signifikan, lembaga tersebut memastikan bahwa kejadian alam ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Tidak berpotensi tsunami,” demikian pernyataan resmi BMKG yang diterima pada hari yang sama.
Berdasarkan data yang dirilis, gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 09.53 WIB. Pusat gempa terletak pada koordinat 7,66 Lintang Selatan dan 128,47 Bujur Timur, tepatnya berada 93 kilometer di arah timur laut Maluku Barat Daya. Sementara itu, kedalaman hiposentrum gempa tercatat mencapai 146 kilometer di bawah permukaan laut.
“Gempa Mag:5.3, 07-Jun-26 09:53:06 WIB, Lok:7.66 LS,128.47 BT (93 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA), Kedlmn:146 Km, tdk berpotensi tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh guncangan gempa tersebut. BMKG masih terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Apresiasi Inovasi Biopori Jumbo Warga Jakarta Timur yang Mampu Serap 3,7 Ton Sampah Organik
Prabowo Ungkap Dua Angka Keberuntungan dalam Hidupnya: 8 dan 13
Polisi Bagikan 500 Porsi Bubur Ayam Gratis di CFD Bundaran HI, Warga Antre Berebut
Wakil Ketua DPR dan Kapolri Hadiri Pembukaan Kongres III KPBI, Buruh Sampaikan Aspirasi di Tengah Krisis Ekonomi